Jumat, 16 April 2010

Teh Rosela Merah Untuk Mencegah Penyakit dan Penuaan Dini

Masyarakat kini mengenal Rosela (Hisbiscus sabdariffa L.) sebagai teh yang menyehatkan,namun Di Sudan, Rosela telah lama digunakan sebagai minuman tradisional yang dinamakan Karkadeh dan merupakan minuman tradisional Sudan. Menurut penelitian kelopak bunga yang dari tebal Rosela Merah berguna untuk mencegah penyakit kanker, peradangan, mengendalikan tekanan darah, melancarkan peredaran darah dan memperancar buang air besar. Ditemukan juga bahwa ekstrak kelopak bunga Rosela mengurangi efek alkohol pada tubuh kita, mencegah pembentukan batu ginjal, dan memperlambat pertumbuhan jamur/bakteri/parasit penyebab demam tinggi. Kelopak bunga Rosela juga diketahui membantu melancarkan peredaran darah dengan cara mengurangi derajat kekentalan darah. Selain itu kelopak bunga Rosella mengandung vitamin C dalam kadar tinggi yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia terhadap serangan penyakit. Selain itu rosella juga berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah penuaan dini, menurunkan kadar kolesterol dan gula darah, memperlambat menopouse, mencegah pengapuran tulang dan mengurangi dampak negatif nikotin. jadi bagi anda yang perokok berat sebaiknya mengkonsumsi juga rosela ini.

roselaKelopak bunga Rosela merah banyak dipakai sebagai bahan minuman segar berupa sirup dan teh, selai dan minuman. Kelopak bunga tersebut mengandung vitamin C, vitamin A, dan asam amino. Asam amino yang diperlukan tubuh, 18 diantaranya terdapat dalam kelopak bunga Rosela, termasuk arginin dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh. Selain itu, Rosela juga mengandung protein dan kalsium.
Tumbuhan perdu ini satu keluarga dengan bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) dan Waru (Hibiscus tialiaceus) dari famili Malvaceae. Tumbuhan Rosela mungkin berasal dari India, tetapi ada juga pendapat yang mengatakan berasal dari Afrika Barat.
Tanaman bisa mencapai 3 - 5 meter serta mengeluarkan bunga hampir sepanjang tahun. Bunga Rosela berwarna merah, Kelopak bunga atau kaliksnya berwarna merah gelap. Bagian bunga Rosela yang bisa diproses menjadi bahan makanan ialah kelopak bunganya (kaliks) yang mempunyai rasa yang amat masam. Kelopak bunga ini bisa diproses menjadi berbagai jenis sajian seperti; jelly, saos, serbuk (teh ) atau manisan Rosela. Daun muda Roselle bisa juga dimakan sebagai lalapan atau salad. Sementara itu di Afrika, biji Rosela dimakan karena dipercaya mengandung minyak tertentu.Kandungan gizi dalam 100 gr Kelopak segar rosela adalah:
Air 9.2 g; Protein 1.145 g; Lemak 2.61 g; Serat 12.0 g; Abu 6.90 g; Kalsium 1,263 mg; Fosforus 273.2 mg; Zat Besi 8.98 mg; Karotena 0.029 mg; Thiamine 0.117 mg; Riboflavin 0.277 mg; Niacin 3.765 mg; Asid Askorbik 6.7 mg.
Cara membuat teh rosella ini bisa dibilang mudah seperti membuat teh pada umumnya,cukup sediakan 5 buah kelopak bunga rosella yang sudah kering, kemudian masukkan dalam gelas kemudian tuang dengan air mendidih,tunggu sekitar 3-5 menit. Setelah itu teh rosela siap diminum. Rasa minuman ini kecut seperti asam jawa, sehingga bagi mereka yang memiliki masalah dengan asam lambung sebaiknya menambahkan air sebelum diminum , atau bisa juga dengan menambah madu supaya lebih mantap lagi.

0 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes