Tampilkan postingan dengan label batuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batuk. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Januari 2016

Khasiat Waru Landak Untuk Obat Bisul, rematik, radang, luka,paru-paru, dsb

Waru landak atau nama ilmiahnya adalah Hibiscus mutabilis mungkin kurang dikenal oleh masyarakat dibandingkan dengan tanaman kerabatnya yaitu Waru laut. Waru landak ini termasuk tumbuhan perdu yang bunganya indah sehingga bisa juga dimanfaatkan sebagai tanaman hias di pekarangann rumah. Banyak varietas waru landak yang dikembangkan menjadi tanaman hias yang cantik.  Disamping bunganya yang indah, waru landak juga bayak mempunyai khasiat obat yang sangat berguna bagi manusia.

Tanaman yang Dipakai


Bunga, daun, dan akar. Bunga dan akar dikeringkan, daun dapat digunakan segar atau dikeringkan dengan menjemur dibawah pelindung, lalu dihaluskan hingga menjadi bubuk.

Kegunaan
  • Infeksi paru-paru (pulmonary empyema).
  • Batuk darah akibat batuk lama ( Hemoptysis).
  • Muntah darah ( Hematemesis).
  • Darah ha id terlalu banyak (Menorrhagia).
  • Keputihan (Leucorrhea).
  • Mata merah dan bengkak (Conjunctivitis).
  • Bisul (Furunculus).
  • Luka tersiram air panas.
  • Radang kulit bernanah (pioderma).
  • Radang payu dara (mastitis).
  • Radang saluran dan kelenjar limfe (lymphadenitis)
  • Kanker esophagus, cardia (jantung), stomach (lambung), paru-paru, payudara dan kulit.

Dosis Pemakaian
  1. Pemakaian luar : Daun dan bunga segar dihaluskan lalu ditempelkan pada tempat yang sakit atau daun dan bunga kering dihaluskan hingga menjadi bubuk, tambahkan salep Vaseline lalu ditempelkan pada bagian yang sakit; campuran diatas dengan konsentrasi 25% disebut Hibicus ointment; Akar dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang sakit.
  2. Pemakaian dalam (minum) : 10-30 gram bunga dan daun tanaman waru landak kering atau 50-150 gram yang segar, direbus lalu diminum airnya; Atau 30-60 gram akar segar direbus lalu diminum airnya.

Pemakaian Luar
  1. Luka tersiram air panas : bunga waru landak kering secukupnya dihaluskan hingga menjadi bubuk, tambahkan minyak wijen  secukupnya lalu diaduk, kemudian dibalurkan pada bagian yang sakit.
  2. Koreng, borok (ulcus), bisul (furunculus), radang kulit bernanah (pioderma): daun dan bunga waru landak kering secukupnya dihaluskan hingga menjadi bubuk, tambahkan salep Vaseline dengan konsetrasi 25%, lalu dioleskan pada bagian yang sakit.
  3. Bisul (furunculus), radang kulit bernanah (pioderma) : daun dan bunga segar secukupnya digiling halus, tambahkan jus daun lidah buaya (Aloe vera L.), diaduk lalu ditempelkan pada kulit yang sakit.
  4. Rematik persendian : daun waru landak dikeringkan dan digiling halus, ditambah bubuk jahe (Zingiber officinale Rosc.) dan lidah buaya (Aloe vera L.) masing-masing secukupnya lalu dicampur dan dioleskan pada bagian yang sakit.
  5. Gondongan (Parotitis epedemica) : daun dikeringkan hingga menjadi bubuk lalu tambahkan putih telur, diaduk lalu dioleskan pada bagian yang sakit.
  6. Bisul (furunculus), radang kulit, borok : daun dan bunga waru landak dikeringkan, digiling halus lalu tambahkan minyak kelapa (Cocos nucifera L.) atau Vaseline, diaduk lalu dioleskan pada bagian yang sakit.
  7. Radang Vegi : 500 gram daun waru landak direbus dengan 1,5 liter air sampai matang, didinginkan, disaring lalu digunakan untuk memncuci vagina.

Pemakaian Dalam
  1. Influenza : 30 gram tumbuhan waru landak dan 10 gram jahe (Zingiber officinale Rosc.), direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 300 cc lalu airnya diminum untuk 3 kali sehari, setiap kali 100 cc.
  2. Batuk kronis : 60 gram bunga waru landak, 10 gram kulit jeruk mandarin kering (Citrus nobilis [Lour] Merr.) dan 25 gram jamur putih kering (Tremella fuciformis Berk.) direbus dengan 600 cc air dengan api kecil selama 30 menit, disaring  lalu airnya diminum dan jamurnya dimakan.
  3. Batuk darah (hemoptysis) : 10 kuntum bunga waru landak direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, disaring lalu airnya diminum.
  4. Gangguan paru-paru kronis : 20-30 gram bunga waru landak kering dan 10-20 gram gula batu direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring lalu airnya diminum.
  5. Muntah darah (hematemesis), darah ha id terlalu banyak (menorrhagia), bisul (furunculus), abses paru : 10-30 gram bunga waru landak kering direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya hangat-hangat.
  6. Mencegah dan mengatasi kanker payudara : 10-30 gram bunga waru landak kering, 30 gram rumput lidah ular bunga putih (Hedyotis diffusa Willd.) direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, lalu disaring dan diminum airnya. Lakukan secara rutin.
  7. Mencegah dan mengatasi kanker kulit : 10-30 gram tumbuhan waru landak kering atau 50-150 yang segar dan 10 gram wortel (Daucus carota  L.), direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, lalu disaring dan diminum airnya hangat-hangat.
  8. Gangguan mens : 9-13 gram kulit tanaman dicuci, tambahkan gula merah secukupnya lalu direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring lalu airnya diminum.
  9. Sakit waktu ha id (dysmenorrhoea) : 7 tangkai bunga dan gula secukupnya, masukan 150 cc air lalu ditim selama 1 jam, disaring lalu airnya diminum.
  10. Pendarahan rahim : Cara ke-1 : 10-30 gram bunga direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring  lalu airnya diminum; Atau Cara ke-2 : 30 gram waru landak dan 150 gram akar rimpang teratai (Nelumbium nelumbo Druce.) direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring lalu airnya diminum dan akar rimpang teratainya dimakan.

Minggu, 28 Desember 2014

KHASIAT DAN MANFAAT DAUN RANDU UNTUK OBAT MATA, PANAS DALAM, RAMBUT HITAM, BATUK, DESINFEKTAN

Pada saat penulis masih kecil sangat akrab dengan pohon randu, karena biasa pakai getah randu untuk membuat mainan gelembung busa sabun.   Randu atau nama ilmiahnya Ceiba pentandra dikenal sebagai penghasil kapuk yang biasa dipakai untuk kasur.  Jaman dulu sebelum ada yang namanya kasur busa atau kasur springbed, orang pakai kasur yang isinya kapuk dari buah randu sehingga dikenal sebagai Kasur Kapuk.  Pohonnya sangat khas berwarna hijau dengan duri pada batangnya.  Tanaman Randu  diduga berasal dari dari Amerika Tropis. Tanaman ini banyak ditanam di Asia terutama di jawa.  Pohon randu dapat tumbuh sampai ketinggian 1000 m diatas permukaan laut. Biasanya tanaman randu ini ditanam didataran rendah dan panas.    Tumbuh bisa ratusan tahun dan ukuran raksasa seperti yang ada di pinggir jalan kota bogor dekat kebun raya bogor.  Manfaat Obat dari randu terutama daunnya antara lain sebagai berikut:

Hilangkan Bekas Luka  :
Ambil dan randu dan air hangat secukupnya, bersikan bekas luka dengan air hangat setelah bersih lalu gosok-gosok bekas luka dengan daun randu sampai berulang-ulang kali, setelah itu bersikan dengan sabun.

Obat Panas Dalam :
Ambil 5 helai daun randu, 600 cc air matang dingin dan gula aren secukupnya. Masukkan daun randu kedalam air kemudian remas-remas tambahkan gula aren secukupnya, aduk rata. Minum 3 x sehari sampai sembuh.

Penyubur rambut :
Ambil 15 helai daun randu, rebus dengan air bersih sampai mendidih, dinginkan. Basahi rambut dengan air rebusan daun randu tersebut sambil dipijat-pijat diamkan selama kurang lebih 1/2 jam, kemudian bilas dengan sampo seperti biasa keramas, lakukan 2 x dalam seminggu.

Obat Batuk
Ambil  8 gram daun segar Randu lalu dicuci bersih.
Daun yang sudah dicuci tadi ditumbuk hingga lumat, masukkan dalam gelas seduh dengan ½ gelas air matang panas, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali  pagi dan malam hari.

Desinfektan Mulut ( Obat Kumur ) :
Ambil 2 sampai 10 gram daun randu yang masih segar, kemudian bilas hingga bersih. Jangan lupa siapkan satu gelas air matang yang dituangkan kedalam baskom, remas-remas daun randu hingga lumat kedalam air tersebut hingga air berubah menjadi sedikit berlendir. Saring air remasan tersebut dan gunakan sebagai obat kumur.

Obat Sakit Mata
Ambil beberapa helai daun randu yang telah dicuci hingga bersih. Letakan daun randu kedalam wadah misal rantang atau baskom, tuangkan air bersih secukupnya. Remas dan lumatkan daun randu tersebut sampai air berubah menjadi berlendir. Air remasan kemudian disaring dan gunakan untuk membasuh mata, caranya dengan mencelupkan mata kedalam air sambil mata dikedip-kedipkan didalam air. Cara ini akan membantu menghilangkan dan mengeluarkan kotoran dari dalam mata. 

Jumat, 16 Mei 2014

MANFAAT CIPLUKAN UNTUK AYAN, DIABETES, PARU-PARU, BISUL, BATUK REJAN

Ciplukan yang nama ilmiahnya adalah Physallis peruvianna, biasa tumbuh secara liar di dataran rendah sampai ketinggian 1500 meter dpl.  Ciplukan ini mudah dijumpai di ladang, tanah tegalan, sawah-sawah kering pinggiran selokan, pinggir kebun dan lereng tebing sungai.
Merupakan tumbuhan liar, berupa semak/perdu yang rendah (biasanya tingginya sampai 1 meter) dan mempunyai umur kurang lebih 1 tahun. Tumbuhan ini tumbuh dengan subur di dataran rendah sampai ketinggian 1550 meter diatas permukaan laut, tersebar di tanah tegalan, sawah-sawah kering, serta dapat ditemukan di hutan-hutan jati. Bunganya berwarna kuning, buahnya berbentuk bulat dan berwarna hijau kekuningan bila masih muda, tetapi bila sudah tua berwarna coklat dengan rasa asam-asam manis. Buah Ciplukan yang muda dilindungi kerudung penutup buah.
KLASIFIKASI - Ciplukan biasa disebut Physallis peruvianna L., atau Physallis angulata Linn atau Physallis minina Linn, termasuk famili tumbuhan Solanaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah ceplukan, Nyornyoran atau Cecendet.
ciplukanSIFAT KIMIAWI - Memiliki berbagai kandungan kimia, yang sudah diketahui a.l : Chlorogenik acid, Asam sitrun dan fisalin, Buah mengandung asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin, vitamin C dan gula, sedangkan bijinya mengandung Claidic acid.
EFEK FARMAKOLOGIS - Tumbuhan ini bersifat analgetik, peluruh air seni, menetralkan racun (detoxifies), meredakan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar tubuh. Dalam farmakologi Cina disebutkan tumbuhan ini memiliki rasa pahit dan sifat sejuk.
BAGIAN TANAMAN YANG BERGUNA - akar, daun dan buah.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.
1. Influenza dan Sakit tenggoroka
Tanaman 9 - 15 gram direbus air secukupnya dan diminum airnya.
2. Batuk Rejan (pertusis), Bronchitis, Gondongan
sama seperti pengobatan Influenza
3. Bisul
Daun Ciplukan 1/2 genggam dicuci, digiling halus lalu diturapkan pada bisul dan sekelilingnya, dibalut dan diganti 2x sehari.

4. Borok
Bahan: 1 genggam daun ciplukan ditambah 2 sendok air kapur sirih.
Cara membuat: ditumbuk sampai halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian yang sakit.


6. Ayan
Buah Ciplukan masak 8 - 10 buah dimakan tiap hari.

7. Diabetes Mellitus / Kencing Manis
Bahan: tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta
akar-akarnya dan dibersihkan.
Cara membuat: dilayukan dan direbus dengan 3 gelas air sampai
mendidih hingga tingga 1 gelas, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari.

8. Sakit paru-paru
Bahan: tumbuhan ciplukan lengkap (akar, batang, daun, bunga dan
buahnya).
Cara membuat: direbus dengan 3-5 gelas air sampai mendidih dan
disaring.
Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari 1 gelas.

Rabu, 16 April 2014

KHASIAT DAN MANFAAT ASAM JAWA UNTUK ASMA, REMATIK, BISUL, MORBILI, LUKA, DLL

Asam jawa  atau nama ilmiahnya adalah Tamarindus indica rasanya sudah tidak asing lagi buat kita.  Pohon asam jawa biasa ditanam di pinggir jalan dan membuat jalan menjadi teduh.  Buahnya banyak dimanfaatkan sebagai bumbu dapur.  Asam jawa merupakan tanaman tropis dan termasuk dalam keluarga tumbuhan berbuah polong.Banyak sekali olahan makanan dari asam jawa macam minuman, permen, jamu dan sebagai campuran bahan makanan yang menyegarkan. 
Beberapa Manfaat Asam Jawa Untuk Obat :

1. Batuk
Cuci 10 g daging buah asam jawa, seduh dengan 1 gelas air panas, lalu minum bersama gula merah secukupnya 1 gelas perhari.
 

2. Asma
Bahan: 2 potong kulit pohon asam jawa, adas pulawaras secukupnya
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air
sampai mendidih, kemudian disaring.
Cara menggunakan:  diminum 2 kali sehari
 

3. Batuk Kering
Bahan: 3 polong buah asam jawa, ½ genggam daun saga
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 4 gelas air
sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring
Cara menggunakan:  diminum 2 kali sehari, pagi dan sore
 

4. Bisul
Cuci bersih daun asam jawa dan rimpang kunyit secukupnya, tumbuk halus, lalu tempelkan pada bisul. lakukan secara rutin sampai bisul hilang.       

Bahan:  
1 genggam daun asam jawa yang masih muda (sinom = jawa), 
2 rimpang kunyit sebesar ibu jari 
Cara membuat:  kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan:  ditempelkan pada bagian yang sakit



5. Karang gigi
Sangrai biji asam secukupnya, tumbuk sampai halus, lalu gosokan ke bagian karang gigi dengan kain atau sikat gigi.

6. Menurunkan berat badan
Cuci buah asam masak secukupnya, kupas kulitnya, lalu makan.

7. Mencegah rambut rontok
Campur buah asam yang sudah masak dengan sedikit air. Gunakan ramuan untuk mengurut kulit kepala, cuci dengan sampo, lalu bilas dengan air bersih.

8. Radang payu dara
Cuci bersih buah asam jawa secukupnya lalu remas sampai hancur. Campur sedikit air garam kedalamnya, aduk rata, lalu tempelkan pada payu dara yang sakit. Setelah di balur merata, balut dengan kain.

9. Rematik dan bengkak karena terpukul (lebam)
Cuci bersih daun muda asam jawa dan rimpang kunyit secukupnya lalu giling sampai halus. Seduh hasil gilingan dengan sedikit air panas lalu balurkan pada bagian yang sakit. Lakukan secara rutin sampai sembuh.  


Bahan:  1 genggam daun asam jawa, 2-3 biji asam jawa (klungsu = jawa)
Cara membuat:  kedua bahan tersebut ditumbuk halus
Cara menggunakan: dipakai untuk kompres bagian yang sakit

10. Sariawan
Cuci bersih buah asam jawa atau bubuk kulit kayu asam jawa lalu campurkan dengan air secukupnya, lalu gunakan untuk berkumur.
 

Bahan: 2 polong buah asam jawa, 2 rimpang temulawak sebesar ibu jari, 1 potong gula kelapa
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring
Cara menggunakan:  diminum biasa
 

11. Morbili 
Bahan:  1 - 2 potong buah asam jawa yang telah masak, 2 rimpang kunyit sebesar ibu jari
Cara membuat:  kunyit diparut, kemudian kedua bahan tersebut dicampur sampai merata
Cara menggunakan:  digunakan sebagai bedak/obat gosok bagi penderita morbili


13. Bengkak karena disengat lipan atau lebahBahan:  3 - 5 biji asam jawa dan minyak kayu putih secukupnya
Cara membuat:  biji asam jawa ditumbuk halus
Cara menggunakan:  bagian yang bengkak dibersihkan terlebih
dahulu dengan kain yang dibasahi dengan minyak kayu putih, 
kemudian ditaburi/ditempeli dengan bubukan biji asam jawa
tersebut.


14. Sakit  perut    a. Bahan: 3 polong buah asam jawa yang sudah masak, kapur sirih
       dan minyak kayu putih secukupnya
       Cara membuat: semua bahan tersebut dicampur sampai merata
       Cara menggunakan:  digunakan sebagai obat gosok, terutama
       pada bagian perut

    b. Bahan:  3 polong buah asam jawa, 1 potong gula aren
       Cara membuat:  kedua bahan tersebut disedu dengan 1 gelas air
       panas, kemudian disaring
       Cara menggunakan:  diminum biasa

     c. Bahan: 2 polong buah asam jawa, 1 rimpang kunyit sebesar ibu
        jari, 1 potong gula kelapa
        Cara membuat: Kunyit diparut, kemudian dicampur dengan bahan
        bahan lainnya dan diseduh dengan 1 gelas air panas, kemudian
        disaring
        Cara menggunakan:  diminum biasa

15. Luka baru     Bahan: daun asam jawa secukupnya
     Cara membuat: daun asam jawa dikunyah sampai lumat
     Cara menggunakan:  ditempelkan pada luka


16. Luka borok     Bahan:  beberapa biji asam jawa  (klungsu = jawa)
     Cara membuat:  biji asam jawa ditumbuk halus
     Cara menggunakan:  ditempelkan pada luka, kemudian diperban


Penting : Wanita hamil dilarang memakan buah asam jawa yang tua.

Sabtu, 05 April 2014

KHASIAT DAN MANFAAT KAYU SECANG UNTUK OSTEOPROSIS, ANTIOKSIDAN, BERSIH DARAH, BATUK DARAH, DIARE, BERAK DARAH,

Bila menyebutkan nama pohon secang, pikiran kita mungkin akan langsung tertuju pada nama minuman yang disebut wedang secang.  Wedang secang sendiri sudah menjadi minuman tradisional Indonesia yang banyak manfaatnya untuk kesehatan.   Tanaman Secang punya nama ilmiah Caesalpinia sappan dan nama lokalnya macam-macam umumnya disebut secang, sedang di daerah sumatra seperti di Aceh disebut seupeueng dan di daerah Minangkabau disebut Lacang, sopang (Toba), sepang (Sasak), supa (Bima), sepel (Timor), hape (Sawu), hong (Alor), sepe (Roti), sema (Manado), dolo (Poso), sapang (Makasar), sepang (Bugis), sepen (Halmahera selatan), savala (Halmahera Utara), sungiang (Ternate), roro (Tidore), sappanwood (Inggris), dan suou (Jepang).

Secang biasa tumbuh liar di lahan kosong, namun tak jarang masyarakat desa menanamnya sebagai pagar rumah atau pagar kebun.  Pohon secang tingginya bisa mencapai 10 meter. Ciri khasnya adalah kulit kayunya mengeluarkan cairan kemerahan bila dikupas. Secang diperkirakan berasal  dari Asia Tenggara dan banyak ditemukan di Indonesia.


Bagian batang  tanaman secang dapat mengeluarkan warna merah alami dan dapat dimanfaatkan sebagai pewarna makanan dan minuman. Pemanfaatan dari secang selama ini paling banyak adalah di bagian kayunya, baik untuk rempah maupun pewarna alami.   Rasa secang dari kayunya sedikit asam dan segar. Untuk dibuat menjadi minuman wedang secang biasanya dibuat dengan menambahkan kapulaga dan jahe merah. Efek yang dirasakan setelah meminum wedang secang adalah rasa hangat yang menjalar ke seluruh tubuh. Namun, selain untuk  menghangatkan badan, secang juga memiliki khasiat lainnya yang sangat baik.   Kayu secang juga memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi.   Suku Bugis, Sulawesi Selatan sejak lama memanfaatkan kayu secang untuk mengobati gejala tulang keropos atau osteoporosis disamping digunakan dalam campuran minuman sehari hari.
Kayu secang memiliki efek sebagai anti osteoporosis terutama dalam menstimulasi proliferasi osteoblastic sel. Penelitian ini juga menguatkan laporan sebelumnya yang menunjukkan bahwa efek antioksidan dan kandungan yang kaya akan flavanoid dari tumbuhan ini merupakan suatu faktor yang berpengaruh dalam memberikan aktifitas sebagai antiosteoporosis.

Manfaat Obat Tradisonal dari Tanaman Secang

1. Pembersih darah:
Satu genggam kayu secang kering direbus bersama satu sendok ketumbar dan daun trawas. Rebus hingga mendidih. Minum selagi hangat.

2. Diare;
Ambil 5 gram kayu dipotong kecil-kecil lalu direbus dengan 2 gelas air bersih. selama 15 menit. Setelah dingin disaring, dibagi menjadi 2 bagian. Minum pagi dan sore hari.

3. Batuk darah:
Ambil 1 1/2 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus dengan 4 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas, Setelah dingin disaring, minum. Sehari 3 x 3/4 gelas.

4. Radang selaput lendir mata:
Ambil 2 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin disaring, airnya dipakai untuk merambang mata yang sakit.

5. Berak darah:
Ambil 1 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin
disaring lalu diminum dengan madu seperlunya. Sehari 2 x 3/4 gelas.

Senin, 24 Maret 2014

KHASIAT DAN MANFAAT TAHI KOTOK (Tagetes erecta) Untuk Sakit Gigi, Sakit Mata, Gondongan, Radang Kulit dan Batuk

Tahi Kotok yang nama ilmiahnya disebut Tagetes erecta ini sering juga disebut sebagai kenikir walaupun sebenarnya bukan kenikir yang biasa untuk sayur atau lalap itu.  Bau dari tanaman Tahi kotok ini sangat khas, yakni bau tidak sedap alias Langu kata orang jawa.  Tahi kotok punya bunga yang indah berwarna kuning atau oranye cerah sehingga sering ditanam juga sebagai tanaman hias.   Tahi kotok merupakan tanaman annual atau tanaman semusim, yang asalnya dari daerah meksiko.  Daun mirip sekali dengan daun kenikir, bunga berbonggol pada ujung batang, merupakan keluarga Asteraceae.
Sifat dan Khasiat
Bunga rasanya pahit, sifatnya sejuk, berbau khas. Tahi kotok berkhasiat antiradang, mengencerkan dahak, obat batuk, peluruh kencing (diuretic), dan memperbaiki gangguan pencernaan.

Kandungan Kimia
Bunga mengandung tegetiin 0,1% terthienyl, helenian 0,74%, flavoxanthin.

Bagian yang Digunakan
Bagian yang digunakan sebagai obat adalah bunganya. Bunga bisa dikeringkan untuk penyimpanan. Daun dan minyaknya juga berkhasiat obat.



Khasiat Dan Manfaat Tanaman Tahi Kotok
1. Gondongan ( parotitis) :
lumatkan bunga tahi kotok, kemudian campur dengan cuka sebagai tapal pada tempat yang sakit.

2. Radang kulit Bernanah :
lumatkan akar dan daun tahi kotok yang masih segar , gunakan sebagai tapal di tempat kelainan.

3. Batuk seratus Hari (pertusis) :
15 bunga tahi kotok ditambah gula enau dan direbus, kemudian diminum.

4. Sakit gigi dan sakit Mata :
15 gr bunga tahi kotok kemudian direbus sampai mendidih.

Kamis, 06 Februari 2014

KHASIAT DAUN DEWA UNTUK TUMOR ,REUMATIK dan Luka Bakar/Gigitan Ular

Daun Dewa dulu sempat menjadi tanaman yang fenomenal dan banyak dibudidayakan untuk bisnis.  Nama ilmiah Daun dewa adalah : Gynura divaricata, Gynura segetum (Lour) Merr, atau dikenal juga dengan nama Gynura pseudochina. Tergolong dalam family Asteraceae/Compositae.
Habitus Daun dewa adalah tumbuhan semak, dapat tumbuh pada ketinggian 0-1.000 meter dpl. Tinggi bisa mencapai 50 cm. Daunnya tunggal bertangkai pendek berbentuk bundar telur berujung lancip. Kedua permukaan daunnya berambut dengan warna putih. Warna permukaan daun di bagian atas hijau tua,terdapat garis ungu di bagian tepi, warna daun di bawahnya hijau muda. Bunganya terletak di bagian ujung batang, berwarna kuning berbentuk bonggol. Terdapat umbi akar yang berwarna putih.
Kandungan Farmakologis: Flavonoid, saponin, minyak atsiri.
Efek farmakologis daun dewa adalah Daun dan umbi dari tanaman daun dewa bisa dipergunakan sebagai obat antikoagulan (mengencerkan bekuan-bekuan darah), anti pembengkakan, luka terpukul, melancarkan sirkulasi darah, menghentikan pendarahan (batuk darah, muntah darah, mimisan), mengurangi pembengkakan atau benjolan pada payudara, serta sangat efektif untuk obat memperlancar haid. Tanaman daun dewa juga memiliki rasa khas dan bersifat netral. Tumbuhan ini juga bersifat antikoagulan, antikarsinogen, antimutagenitas dan diuretic (peluruh kencing). Selain itu juga diketahui bahwa semua bagian tanaman ini dapat dipergunakan untuk mengobati tumor payudara dan luka bakar.
daun dewaManfaat pengobatan pengobatan dalun Dewa antara lain menurunkan kadar kolesterol darah, minyak atsiri dapat merangsang sirkulasi darah. Juga bersifat analgetik dan antiinflamasi. Minyak atsiri dan flavonoid mungkin bersifat antiseptik. Tanaman ini juga berkhasiat sebagai penghambat pertumbuhan sel kanker, dalam pengujian di laboratorium, ekstrak etanol daun dewa mampu menghambat pertumbuhan tumor paru pada mencit (tikus putih). Ekstrak ini juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.
Khasiat obat didapatkankan dari daun dan umbinya. Daunnya berkhasiat untuk mengobati luka terpukul, melancarkan sirkulasi darah, menghentikan pendarahan, pembengkakan payudara, melancarkan haid, dan lain-lain.Sedangkan umbi Daun Dewa berkhasiat untuk mengatasi bekuan darah pembengkakan, pendarahan, tulang patah, dan lain-lain.
Beberapa cara pemakaian daun dewa antara lain:
Rematik
15-30 gram daun dewa segar direbus, lalu dilumatkan, diperas dengan diberi sedikit air, dan diminum.
Kutil dan cantengan
Lima lembar daun dewa dicuci, dilumatkan dan ditempelkan pada tempat berkutil/cantengan. Balut sampai keesokan harinya.
Luka Bakar
Luka bakar, Luka teriris, Umbi daun dewa setelah dicuci bersih lalu dipipis. Tambahkan sedikit gula merah sehingga menjadi adonan seperti salep. Ramuan tersebut dibalurkan pada bagian tubuh yang sakit, lalu dibalut.
Batuk dan muntah darah
Sebatang tumbuhan daun dewa dengan berat sekitar 15 g dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa separonya. Setelah dingin dibagi untuk 3 kali minum, yaitu pagi, siang dan sore masing-masing 1/2 gelas.
Bisul, koreng
Herba daun dewa dan herba sosor bebek, keduanya yang segar dengan ukuran sama banyak setelah dicuci bersih lalu dipipis. Ramuan ini ditempelkan pada bisul atau koreng lalu dibalut.
Tumor
Daun dewa 3-4 lembar dimakan sebagai lalapan.
Digigit ular berbisa
Umbi daun dewa secukupnya ditumbuk sampai halus. Bubuhkan di bagian tubuh yang tergigit binatang berbisa, lalu dibalut.

Seiring dengan pergeseran perilaku konsumen untuk kembali pada konsep kesehatan dan kecantikan alamiah (back to nature), maka daun dewa mempunyai prospek yang cukup menjanjikan karena banyak digunakan dalam industri jamu dan industri obat-obatan. Baik daun maupun umbi dari tanaman daun dewa sama pentingnya dan manfaatnya. Daun dewa setelah dipanen dapat digunakan dalam keadaan segar atau dalam bentuk kapsul serbuk dan kapsul ekstrak (setelah melalui proses pengolahan). Pembuatan daun dewa sebagai kapsul serbuk harus memenuhi standar pembuatan obat yang baik untuk menjaga agar higienis dan mutunya terjamin.
Kebutuhan daun dewa kering untuk saat ini sangat tinggi, oleh karenanya sering terjadi para pengobat memburu daun dewa karena pasokannya kurang kontinyu. Pada saat ini, harga daun dewa dalam keadaan kering dengan kadar air sekitar 10-15% bisa mencapai Rp 40.000,- – Rp 50.000,- per kg, sedangkan umbi daun dewa di tingkat produsen mencapai Rp 25.000,- per kg kering. Daun dewa telah ada di pasar-pasar tradisional di beberapa kota di Pulau Jawa seperti DKI, Semarang dan DIY. Sementara di pasar umum di DKI bisa diperoleh di pasar tradisional seperti pasar Senen, pasar Jatinegara dan beberapa Swalayan.
Daun dewa dalam bentuk simplisia yang ada di pasar-pasar sebagaimana disebutkan diatas, umumnya dipasok oleh pedagang pengumpul dan belum berkesinambungan. Hal ini terjadi karena belum adanya petani yang mengembangkan tanaman daun dewa secara intensif dan professional. Mengingat kebutuhan daun dewa yang terus meningkat dari tahun ke tahun dan permintaan cukup besar, hal ini merupakan peluang bisnis yang prospektif untuk mengembangkan tanaman daun dewa.

Sabtu, 01 Februari 2014

KHASIAT DAN MANFAAT LEMPUYANG PAHIT, LEMPUYANG GAJAH DAN LEMPUYANG WANGI

Lempuyang atau biasa juga disebut puyang telah lama diketahui dan dimanfaatkan oleh nenek moyang kita sebagai bahan obat tradisional. Di pasaran dikenal 2 jenis lempuyang yaitu Lempuyang Wangi Zingiber aromaticum , Lempuyang Gajah (Zingiber  zerumbet), Lempuyang Pahit atau disebut juga Lempuyang emprit Zingiber amaricans .
Lempuyang Pahit/Lempuyang Emprit

Lempuyang Wangi

Ciri Habitus Lempuyang Wangi dan Pahit adalah sebagai berikut:
Batang berupa batang semu, terdiri dari helaian kelopak daun yang saling membungkus.
Rimpang ( Umbi) ukuran besar, daging berwarna kuning pucat, rasa lempuyang wangi tajam dan berbau harum, rasa lempuyang pahit tajam dan pahit di lidah dengan bau yang tidak kuat.
Daun Lempuyang : Berbentuk mata lembing atau bulat memanjang, ujung runcing dan pangkal mengecil.
Bunga majemuk tumbuh dari dalam tanah dari rimpang, berwarna merah .

Lempuyang dapat tumbuh baik pada daerah dengan ketinggian 0-1200 m dpl.
Pengembangbiakan Lempuyang  dapat diperbanyak dengan menanam rimpangnya. Rimpang yang cukup tua ditumbuhkan dahulu akar dan tunasnya, baru dipindah di pekarangan. Selain itu perbanyakan dapat dilakukan dengan pemisahan anakan.


 Khasiat Lempuyang Pahit dan Wangi:

1. Menambah Nafsu Makan
Rimpang lempuyang pahit sebanyak 150 gr dicuci hingga bersih, kemudian parut hingga halus, rebuslah parutan ini dengan 2500 cc air hingga airnya tinggal separuh. Untuk menghilangkan rasa pahit dapat ditambahkan gula merah 50 gr, saring terlebih dahulu sebelum diminum, air ini diminum 3X sehari cukup 1 sendok makan.

2. Mengobati Batuk Rejan
Rimpang lempuyang pahit dicampur kayu manis cina dan bawang merah yang sudah dipanggang. Campuran tersebut di tumbuk dan diperas, kemudian minum hasil perasannya.

3. Mengobati Gatal Akibat Alergi Udang dan Ikan Laut
Iris tipis-tipis rimpang lempuyang, seduh seperti teh dan diminum setiap hari hingga gejala alergi hilang.

4. Mengobati Kaki Encok
Rimpang lempuyang pahit ditumbuk dicampur dengan minyak kelapa dan abu dapur, ramuan ini juga berguna untuk mengobati bengkak-bengkak di badan. Caranya oleskan tumbukan pada bagian yang sakit atau bengkak.

5. Mengobati Rematik
Rimpang lempuyang wangi dikupas, lalu dicampur cabe jawa, lumatkan, dan ditambah nasi kering, ramuan itu ditempelkan pada tubuh yang sakit.

6. Obat Penambah Darah
Rimpang Lempuyang wangi diparut, lalu dicampur dengan gula jawa, rebus dengan air secukupnya. Airnya diminum sehari 3X sebanyak satu sendok makan.

Khasiat dan manfaat lempuyang gajah :

  1. Sakit  empedu, cara penggunaanya, Rhizoma segar, ditumbuk, peras airnya.
  2. Sakit perut serta kejang pada anak. cara penggunaanya Lempuyang gajah, bengle, kunyit, sunti ditumbuk halus dan letakkon diatas perut, alau direbus don minum airnya.
  3. kurang nafsu makan, Badan sering terasa lemah, cara penggunaanya Rimpang, tambah air yang sudah di beri kapur sedikit, setelah itu di tumbuk  lalu di peras,untuk di  minum hasilperasannya.
  4. Dire dan disentri cara penggunaanya Rimpang, tambah air yang sudah di beri kapur sedikit, setelah itu di tumbuk  lalu di peras,untuk di  minum hasil perasannya.
  5. penyakit kulit, borok. Rimpang, tambah air yang sudah di beri kapur sedikit serta sedikit kemenyan, setelah itu di tumbuk  lalu di peras,untuk di  minum hasil perasannya untuk membersihkan darah.

Jumat, 29 November 2013

Khasiat dan Manfaat ANDONG MERAH Untuk Wasir, Diare, Gusi Bengkak, Haid, Kencing Berdarah, Batuk Darah dll

Tanaman yang satu ini dikenal dengan nama Andong Merah yang nama ilmiahnya Cordyline fruticosa biasanya ditanam sebagai tanaman hias atau sebagai tanaman pagar. Daunnya yang berwarna merah atau hijau kemerahan cukup cantik untuk dijadikan tanaman hias.  Kelebihan dari tanaman Andong Merah adalah relatif tahan terhadap kekeringan dan meskipun tidak dirawat mampu bertahan hidup dengan baik. Ciri tumbuhanAndong merah adalah yang jelas daunnya berwarna kemerahan sampai merah mengumpul di batang bagian atas, batang seukuran ibu jari dan terlihat berbuku-buku pada bagian daun yang sudah rontok. 

Khasiat dan Manfaat obat dari tanaman andong merah ini banyak sekali.   Diantaranya sebagai penyejuk darah, menghentikan pendarahan dan menghancurkan darah beku pada saat terjadi memar. Berdasarkan penelitian, pada tanaman andong merah  terdapat kandungan kimia, seperti saponin, tanin, flavonoid, polifenol, stereoida, polisakarida, kalsium oksalat dan zat besi, dll. 

Contoh Pemakaian Andong Merah Untuk Obat:
 

Obat Urine berdarah, batuk darah dan haid yang terlalu banyak.
Cara : 

Rebus daun andong segar (60-100 g) atau akar andong yang kering (30-60 g) dengan tiga gelas air hingga tersisa 1 gelas.
Setelah dingin saring dan dibagi dua sama banyak, diminum buat pagi dan sore hari.
 

Obat Diare atau disentri.
cara:
Rebus daun andong segar (60-100 g) atau bunga andong kering (10-15 g) dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas.
Setelah dingin kemudian saring dan ditaruh kedalam tiga gelas, untuk diminum pagi, siang dan malam hari.


Obat wasir.
Cara :
Cuci daun andong tiga helai dan daun wungu tujuh helai yang masih segar, kemudian potong-potong dan rebus dengan tiga gelas air sampai mendidih hingga tersisa cuma satu gelas.
Setelah dingin kemudian saring dan diminum. Lakukan setiap hari sampai sakitnya hilang.
 

Obati sengatan binatang berbisa.
Giling sampai halus daun andong segar, lalu panaskan diatas api, selagi masih hangat kemudian urapkan pada bagian tubuh yang tersengat dan dibalut.
Ganti gilingan daun andong dan balutan 2-3 kali sehari.
 

Obat radang gusi.
Kikis kulit kayu andong secukupnya.
ambahkan garam sedikit sambil diaduk sampai rata, kemudian oleskan pada bagian gusi yang meradang.

Minggu, 24 November 2013

Khasiat dan Manfaat Legundi (Vitex trifolia) Untuk Cacingan, Limfa, Batuk, Radang Tenggorakan, TBC dll

Legundi atau nama Ilmiahnya adalah Vitex trifolia merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di sekitar kita namun jarang kita perhatikan.  Tanaman Legundi sudah lama dimanfaatkan sebagai salah satu ramuan obat tradisional yang dipakai oleh masyarakat kita.  Untuk mengenali tanaman ini cukup mudah, dan jika dilihat dari nama latinnya ada kata trifolia artinya ada 3 daun yang jadi ciri khasnya.  Legundi tersebar luas di seluruh daerah di Indonesia dan punya banyak nama lokal seperti  gendasari (Melayu), legundi, lilogundi (Palembang), langgundi (Minang), Lagundi (Sunda), Lengghundi (Madura), Galumi (sumbawa), sangari (bima), danuko (Kalimantan), lanra (Makasar), Lawasani, Pala (Bugis), Ai Tuban (Ambon), lagondi, legundi, langghundi (Jawa), galumi, sangari (Nusatenggara), dunuko, lanra, lawarani, rala, ai tuban(Sulawesi).
Legundi punya banyak khasiat obat, daunnya dimanfaatkan untuk tonik, ekspektoran, antipiretik, obat cacing, demam nifas, tifus, obat haid, peluruh air seni, dan peluruh air keringat. Akarnya berkhasiat sebagai antipiretik dan obat lever. Buahnya dipakai sebagai obat batuk, asma, pelancar haid, meningkatkan produksi ASI, dan meningkatkan kesuburan wanita.

Penyakit dan cara Pengobatan dengan Legundi:
 Obat cacing
15 gram daun legundi segar direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, setelah dingin, diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
buah legundi 7 gram, air 110 ml, direbus, diminum 1 kali sehari 100 ml, diulang selama 4 hari
 
TBC paru-paru, 
daun legundi muda ½  genggam, daun waru lengis muda 5 lembar, parutan bidara upas 1 sendok makan, daun pegagan ¼ genggam, parutan kencur 1 sendok makan, semua bahan direbus dengan 6 gelas air hingga tersisa 3 gelas, kemudian angkat, dinginkan dan saring, diminum sehari 4 kali masing-masing ½ gelas, lakukan pengobatan selama 3 bulan berturut, usahakan jangan ada waktu jeda sehari pun.
 
Batuk,
daun legundi 5 gram, rimpang kencur 6 gram, rimpang kunyit 5 gram, air 115 ml, semua bahan direbus, keudian diminum 1 kali sehari 100 ml, diulang selama 14 hari.
 
Rahim membesar,
daun legundi rimpang 1 genggam, temu hitam 6 gram, air 110 ml, semua bahan direbus, diminum 1 kali sehari, diulang selama 7 hari.
Cacingan,
 
Nyeri limpa, daun legundi segar 1 genggam, cuka sedikit, dipipis, ditempelkan pada bagian perut sebelah kiri. 

Radang Tenggorokan, daun legundi 7 gram, air 110 ml, direbus, digunakan untuk berkumur 1 kali sehari selagi hangat, diulang selama 7 hari.

Minggu, 15 September 2013

MANFAAT OBAT DARI CENGKEH UNTUK ATASI NYERI HAID, KOLERA, CAMPAK, SAKIT GIGI, BATUK, BAU MULUT dan MUAL

Cengkeh merupakan komoditi pertanian andalan Indonesia, banyak masyarakat kita menggantungkan hidup dari berkebun cengkeh.  Asal tahu aja bahwa Indonesia merupakan negara produsen cengkeh terbesar di dunia dan sekaligus negara yang paling banyak menyerap cengkeh.  Sekitar 90 persen panen cengkeh kita diserap oleh pabrik rokok.  Cengkeh dikenal dengan nama latin Syzygium aromaticum atau Eugenia aromaticum. Tanaman asli Indonesia asli dari Maluku ini tergolong ke dalam keluarga tanaman Myrtaceae.  Cengkeh asal Maluku sudah lama diperdagangkan sampai ke benua eropa dan timur tengah sejak 3000 tahun Sebelum Masehi.
Cengkeh selain mengandung minyak atsiri, juga mengandung senyawa eugenol, asama olenolat, asam galotanat, fenilin, karyofilin, resin, dan gum.
Tanaman cengkeh tumbuh optimal pada 300 – 600 dpal dengan suhu 22°-30°C, curah hujan yang dikehendaki 1500 4500 mm/tahun. Tanah gembur dengan dalam solum minimum 2 m, tidak berpadas dengan pH optimal 5,5 – 6,5. Tanah jenis latosol, andosoldan podsolik merah baik untuk dijadikan perkebunan cengkeh.

Penggunaan Cengkeh Untuk Pengobatan:

campak
Ambil 10 biji bunga cengkeh rendam dengan 1 gelas air masak semalaman, kemudian tambahkan dengan gula batu secukupnya, aduk sampai gula hancur. Minum air ramuan tersebut sedikit demi sedikit.

kolera 
Ambil bunga cengkeh yang sudah kering secukupnya, kunyah serap airnya. lakukan terapi tersebut setiap hari. Minyak cengkeh dapat memperkuat lendir usus dan lambung serta dapat menambah jumlah darah putih.

Menghitamkan alis mata 
Ambil 5-7 biji bunga cengkeh kering, bakar sampai hangus, kemudian tumbuk sampai halus, setelah halus tambahkan bunga minyak kemiri secukupnya, cara mengunakannya oleskan pada alis mata setiap malam sebelum tidur.
Sakit gigi:
Cara I: beberapa lembar daun cengkeh dicuci, diseduh dengan air mendidih, kemudian dilumatkan. Peras dengan kain, basahi kapas dengan cairannya, jejalkan ke lubang gigi yang sakit.
Cara II: teteskan minyak cengkeh ke kapas dan jejalkan ke lubang gigi yang sakit. Jangan diulangi sebelum 8 jam dan jangan digunakan lebih dari 2 hari sebab bisa merusak gigi.
Bau Mulut:
5 bunga cengkeh dicuci, diseduh dengan ½ gelas air. Biarkan sampai dingin. Airnya dipakai untuk kumur-kumur.
Mual:
5 bunga cengkeh dicuci, diseduh dengan ½ gelas air. Biarkan sampai dingin. Airnya dipakai untuk diminum.
Nyeri Haid:
2bunga cengkeh, 7 ketumbar, kunyit berukuran 2 cm, dikupas, dicuci, 1 sendok teh rata parutan biji pala. Semua direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring, airnya diminum hangat-hangat.
Batuk Rejan:
5 bunga cengkeh, 10 helai daun sirih, 1 potong kayu manis Cina berukuran 5 cm dicuci, 1 sendok     rata parutan biji pala, direbus dengan 1 L air sampai airnya tinggal setengah. Diminum beberapa kali sehari.
Demam akibat Malaria:
3 bunga cengkeh, 4 iris temulawak, 5 tanaman meniran beserta akarnya, sepotong kayu manis Cina ukuran 5 cm, semua dicuci. Rebus dengan segelas air sampai airnya tinggal setengah.
Batuk:
10 bunga cengkeh, 10 helai daun sirih, daging buah pala dari satu pala. Semua dicuci. Pala dimemarkan. Rebus dengan 3 gelas air sampai air tinggal setengahnya. Biarkan dingin. Minum 3x sehari @ 4 sendok makan. (anak-anak cukup separuhnya). Setiap kali akan minum tambahkan perasaan air jeruk nipis dari 1 iris jeruk.

Selasa, 10 September 2013

KHASIAT DAN MANFAAT BAWANG MERAH UNTUK OBAT ANAK MASUK ANGIN, MUNTAH, KEMBUNG, BATUK

Nama umum bawang merah dalam bahasa Inggris adalah shallot. Tanaman ini berasal dari kawasan Asia. Sering digunakan sebagai bumbu, terutama untuk masakan di nusantara. Efek penggunaan bumbu bawang merah pada rasa masakan sangat kuat, menyedapkan dan mengharumkan masakan. Baunya memang sangat khas, dan agak berkurang saat digoreng atau diolah menjadi bumbu.
Nama ilmiah : Allium cepa L.
Indonesia : Bawang Merah
English : Red Onion / Shallot
Suku: Liliaceae
Uraian Tanaman :
Bawang merah sering disebut berambang. Tanaman ini banyak ditanam orang di sawah ataupun ladang yang cukup memperoleh sinar matahari. Tumbuhan berumpun dan berumbi lapis ini berwarna keungu-unguan dan berbau tajam. Tanaman semusim yang tidak berbatang itu daunnya hijau panjang, berbentuk tabung yang ujungnya lancip. Bunganya berwarna putih kemerah-merahan. Baik umbi maupun daunnya sehari-hari dipakai untuk mengharumkan dan menyedapkan berbagai makanan. Namun bawang merah juga sering dipakai dalam berbagai ramuan obat tradisional.
Bawang merah mempunyai banyak fungsi dalam pengobatan tradisional. Bisa menurunkan panas dan mengobati masuk angin. Berbagai penelitian juga menyebutkan, bawang merah bisa mengurangi risiko kolesterol, serangan jantung, kanker hingga radang.

Secara ilmiah kandungan sulfur dalam bawang merah yang dikonsumsi secara teratur dapat membantu menurunkan kolesterol dan menghilangkan gumpalan darah.

Sedangkan kandungan flavon-glikosida berfungsi sebagai antiradang dan pembunuh bakteri.

Bawang merah juga mengandung saponin yang berkhasiat mengencerkan dahak. Uji medis menemukan kandungan pelbagai vitamin termasuk vitamin B1 (thiamine), B2 (riboflavin) dan C (ascorbic acid).

Umbi lapisnya mengandung protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, dan C. Masyarakat di pedesaan dan di daerah-daerah di Indonesia sering menggunakan bawang merah untuk meredakan demam pada anak, perut kembung, muntah-muntah, masuk angin, kerokan, dan batuk. Yang digunakan adalah bagian umbinya yang segar. 
Caranya, bawang merah dikupas kulitnya dan dipukul sampai hancur. Serpihan bawang merah ini dibalurkan ke perut bayi atau anak-anak yang mual, masuk angin, dan muntah-muntah.

Karena mengandung flavono-glikosida, yang berkhasiat anti radang, pembunuh bakteri, sedangkan kandungan saponinnya mengencerkan dahak. Ia juga memiliki sejumlah zat lain yang berkhasiat menurunkan panas, menghangatkan, memudahkan pengeluaran angin dari perut, melancarkan pengeluaran air seni, mencegah penggumpalan darah, menurunkan kolesterol, dan kadar gula dalam darah. Menurut penelitian terakhir, bawang merah juga bisa mencegah kanker karena kandungan sulfurnya. Umbi lapisnya mengandung zat-zat seperti protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1 dan C.

Kamis, 04 Juli 2013

KHASIAT DAN MANFAAT DAUN PEGAGAN UNTUK KECERDASAN, LIVER, SELULIT dan Penyakit lain

Khasiat Daun Pegagan rasa-rasanya tidak perlu diragukan lagi.  Tanaman ini juga dikenal dengan nama antanan, rendeng, daun tungke (bugis) sudah lama dikenal sebagai tanaman obat yang sangat bermanfaat. Pegagan ini mudah dikenali dari bentuk daunnya yang bentuknya menyerupai ginjal dan berlekuk-lekuk mirip otak.  Karena itu daun pegagan dikenal sebagai obat ampuh untuk nutrisi otak.  Tanaman ini biasanya tumbuh saja secara liar, mungkin kita sering melihatnya tapi mengabaikan begitu saja herba berkhasiat ini. Herba Pegagan hidup di tanah yang agak lembab di tempat yang cukup mendapat sinar matahari ternaungi atau teduh, seperti di padang rumput, pinggir selokan, sawah, dan sebagainya. 

Habitus:
Pegagan merupakan terna menahun tanpa batang, tetapi dengan rimpang pendek dan stolon-stolon yang merayap dengan panjang 10 cm - 80 cm, akar keluar dari setiap bonggol, banyak bercabang yang membentuk tumbuhan baru. Helai daun tunggal, bertangkai panjang sekitar 5 cm - 15 cm berbentuk ginjal. Tepinya bergerigi atau beringgit, dengan penampang 1 cm - 7 cm tersusun dalam roset yang terdiri atas 2 - 10 helai daun, kadang-kadang agak berambut. Bunga berwarna putih atau merah muda, tersusun dalam karangan berupa payung, tunggal atau 3-5 bersama-sama keluar dari ketiak daun. Tangkai bunga 5 mm - 50
mm. Buah kecil bergantung yang bentuknya lonjong/pipih panjang 2 - 2,5 mm, baunya wangi dan rasanya pahit.
Menghilangkan selulit dan Obat anti pikun dan Kecerdasan Otak
Dalam meramu pegagan sebagai obat selulit , dosis sehari yang dianjurkan adalah 2-4 gram pegagan (seluruh bagian tanaman kecuali akar) yang sudah dikeringkan atau sekitar 15-30 gram pegagan segar. Untuk pencegahan, dapat digunakan dengan dosis 0,5-1 gram pegagan kering atau 4-8 gram pegagan segar satu hari. Dari hasil penelitian juga dilaporkan bahwa tumbuhan ini praktis tidak toksik atau aman digunakan. Jadi, tidak perlu ditakuti bahwa kelebihan takaran akan menyebabkan efek samping. Penyajiannya bisa dilakukan dalam bentuk teh (dikeringkan dan direndam dalam air seperti teh) atau pegagan segar diseduh dengan air panas selama 10 menit.

Pegagan ini dapat juga digunakan sebagai obat mujarab untuk menambah daya pikir otak dan  mengatasi kepikunan dini atau meningkatkan kecerdasan.


PEMAKAIAN  PEGAGAN UNTUK BERBAGAI PENYAKIT:

1.Kencing keruh (akibat infeksi/batu sistem saluran kencing):
30 gram pegagan segar direbus dengan air cucian beras dari bilasan kedua.
Atau Cuci bersih 90 gr daun pegagan segar, ¼ genggam sambiloto, 1 jari kunyit, ¼ genggam kumis kucing, ¼ genggam meniran, ¼ genggam tempuyung, dan 3 lembar daun alpukat. Rebus semua bahan dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum air rebusan tiga kali sehari.

2.Susah kencing:
30 gram pegagan segar dilumatkan, tempel di pusar.

3.Demam, radang amandel, sakit tenggorokan, dan bronchitis :
Segenggam daun pegagan segar ditumbuk, kemudian ditambah sedikit air dan garam, saring. Diminum pagi-pagi sebelum makan.

4.Darah tinggi:
20 lembar daun pegagan ditambah 3 gelas air, direbus sampai menjadi 3/4-nya.  Sehari diminum  3 x 3/4 gelas.

5.Wasir:
4-5 batang pegagan berikut akar-akarnya direbus dengan 2 gelas air  selama ± 5 menit.  Minum rebusan ini selama beberapa hari.

6.Pembengkakan hati (liver) :
240 gram - 600 gram pegagan segar direbus, minum secara rutin   1 kali sehari.

7.Campak :
60 -120 gram pegagan direbus, minum secara rutin   1 kali sehari.

8.Bisul :
30 gram - 60 gram pegagan segar direbus, diminum. Pegagan segar  dicuci bersih, dilumatkan ditempelkan ke yang sakit.

9.Mata merah, bengkak :
Pegagan segar dicuci bersih, dilumatkan, diperas, airnya disaring. Teteskan ke mata yang sakit 3 - 4 kali sehari.


10.Batuk darah, muntah darah, mimisan  :
60 - 90 gram pegagan segar direbus, atau diperas, airnya diminum.

11.Batuk kering :
segenggam penuh pegagan segar dilumatkan, peras. Ditambah air  dan gula batu secukupnya. Minum.

12.Batuk asma :
Tumbuk 1 genggam pegagan, 7 daun randu, dn gula batu secukupnya. Tambahkan 1 cangkir air, saring, lalu minum air hasil saringannya setiap pagi.

13.Lepra  :
3/4 genggam ( 15-30 gr ) pegagan dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air,  sampai menjadi 3/4 -nya. Saring, diminum setelah dingin, sehari 3 x  3/4 gelas.

14.Penambah nafsu makan  :
1 genggam daun pegagan segar direbus dengan 2 gelas air sampai  menjadi 1 gelas.  Minum sehari 1 gelas.

15.Teh daun pegagan  segar berkhasiat  :
Pembangkit nafsu makan, menyegarkan badan, menenangkan, menurunkan panas, batuk kering, mengeluarkan cacing di perut, mimisan.

16.Lalaban pegagan berkhasiat segar berkhasiat  :
Membersihkan darah, terutama pada bisul, tukak berdarah. Memperbanyak empedu, sehingga memperbaiki gangguan  pencernaan.

17.Tyfus
Bahan: 1 genggam daun Pegagan, ½ genggam daun jintan dan 5 batang tapakliman.
Cara membuat: semua bahan tersebut dicuci bersih dan dikukus untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: hasilnya ditambah dengan 1 sendok makan  madu dan diminum.

18.Busung
Bahan: tumbuhan Pegagan lengkap (akar, batang dan daunnya), 3 batang alang-alang, 1 potong kulit kamboja.
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air  sampai mendidih hingga tinggal  ½ gelas.
Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari 1 cangkir.

19.Sakit Kepala
Bahan: 1 genggam daun Pegagan dan seujung sendok makan jintan.
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal  ½ gelas.
Cara menggunakan: disaring dan ditambah dengan 1 sendok makan madu, kemudian diminum.

20.Influenza
Bahan: 1 genggam daun Pegagan.
Cara membuat: ditumbuk halus (dipipis) untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: ditambah sedikit garam dan diminum.

21.Keracunan jengkol
Bahan: 10-15 daun Pegagan.
Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga  tinggal 1 ½ gelas.
Cara menggunakan: disaring dan diminum.

22.Ayan
Bahan: daun Pegagan secukupnya yang sudah kering daun gula  aren secukupnya.
Cara membuat: daun Pegagan ditumbuk halus kemudian diambil 1 sendok dan dicampur dengan gula aren secukupnya. Kedua bahan tersebut disedu dengan 1 gelas air panas (masak).
Cara menggunakan: disaring dan diminum; diulangi secara teratur.

23.Sakit perut, cacingan, keracunan gelsemium elegans dan arsenik
Rebus 27 gr pegagan segar dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum air rebusannya sekaligus saat hangat.

Jumat, 15 Maret 2013

KHASIAT DAN MANFAAT MAYANA UNTUK BATUK DAN TBC

Tanaman MAYANA atau juga disebut dengan MIANA daun sangat cantik dan berwarna-warni, biasanya untuk tanaman hias.  Mayana yang daunnya bewarna merah kehitam-hitaman sangat berkhasiat untuk obat.
Di beberapa daerah disebut  jewer kotok atau iler, ada juga yang menyebutnya kentangan, si gesing, saru-saru, atau majana.

Ada sekitar 250 jenis Mayana. Warna daun mayana awalnya hanya terbatas pada hijau, merah, dan pink, dengan bentuk daun oval dan dengan bunga putih keunguan, merah, putih, atau kuning. Dengan teknik penyilangan, muncul warna-warna yang memikat dan cantik mulai dari keemasan, kehitaman (Curly Lava), pink (Albama Sunset), kekuningan (Yellow Parfait), merah (Plum Parfait), ungu hinnga kombinasi dari beragam warna.
Tanaman ini diduga berasal dari daratan Afrika yang beriklim tropis dan negara-negara Asia.

Nama ilmiahnya Coleus scutellarioides sedang sinonimnya ada banyak yaitu:
Coleus blumei Benth 
Coleus blumei 
Coleus blancoi 
Coleus grandifolius 
Coleus forskohlii
Plectranthus scutellarioides 
Solenostemon scutellarioides

Nama umum:
Miana, Mayana, Painted nettle (English) 

Deskripsi Tanaman:
Tegak,  bercabang,  berisi,  tinggi sekitar 1 m. Memiliki batang,  berwarna ungu kemerahan,  dan memiliki 4 suduat. Daun berwarna,  panjang 5-10 cm dengan pinggir daunnya bergerigi. Daunnya banyak dan berwarna ungu (kemerahan). 
Bentuk daun bervariasi seperti oval, tepi bergerigi, hingga keriting. Tanaman ini juga tumbuh di halaman juga di ladang-ladang  pada ketinggian berkisar 1300 m di atas permukaan laut.
 
Cara Perbanyakan Mayana:
1. Stek pucuk: Caranya, potong pucuk sepanjang 15 cm. Tancapkan pada media tanah kebun, kompos dan pasir halus dengan perbandingan 2:1:1
2. Perbanyakan dengan biji: Semaikan biji pada media tanah, lalu campur dengan pupuk kandang. Setelah biji mempunyai 4-5 daun, tanaman bisa dipindahkan ke media tanam yang sebenarnya.
3. Siram secara teratur dan pastikan system pengairan baik.
4. Setelah 2-3 minggu, tanaman biasanya sudah mengeluarkan tunas baru.
5. Beri pupuk NPK tiap 2 bulan sekali dengan dosis 1 sendok the setiap tanamannya.


Tumbuhan ini kaya berbagai kandungan kimia yang terdapat pada bagian batang dan daunnya. Akarnya juga bisa untuk pengobatan. Banyak penyakit yang bisa disembuhkan dengan Mayana, misal bagi penderita 
1. wasir 
(ambil 7-8 lembar daun, adas 1 sendok, pulosari setengah jari, rebus dengan 2 gelas air ( 500 ml ) hingga tersisa 1 gelas). Untuk wasir ringan , minum 2 - 3 kali sehari.

2.Luka dan lecet: 
Ulek atau tumbuk 10 -12 daun dan ditempelkan pada lutut,  sendi atau kulit yang terluka selama 30 menit,  tiga x sehari. Pakai perban untuk mengikatnya pada luka atau memar.

3.Sakit kepala: 
Tumbuk daun-daunnya dan tempelkan pada  pelipis dan tengkuk.
Pendarahan ringan luka: Cuci daun-daun muda; aduk dan ambil jusnya. Teteskan jus itu langsung ke luka.

4.Sinusitis: 
Panaskan 10-12 daun segar pada api; tempelkan selagi panas pada bagian depan sinus atau pada pipi,  dua x sehari.

5.Tetes mata untuk radang mata.

6.Di India,  jus segar daun dan batang dicampur dengan jus Citrus yang kasar dan ditempelkan pada kulit setelah digigit kalajengking.

7. Batuk dan TBC 
-Ambil 7 lembar daun mayana (ada yang menyebut yana atau miana), dicuci, lalu ditumbuk. -Kemudian, diberi air panas, lalu diperas / disaring.
-Campurkan dengan madu karena daun ini terasa pahit.
-Tambahkan kuning telor bila perlu.
-Diminum pagi dan malam.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes