Tampilkan postingan dengan label Saluran kencing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saluran kencing. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Oktober 2014

KHASIAT DAN MANFAAT LEUNCA atau RANTI UNTUK KANKER, INFEKSI SALURAN KENCING, DESENTRI, RADANG KULIT, BIDURAN, KEPUTIHAN, MATA KERING

Leunca atau nama ilmiahnya Solanum nigrum adalah sebutan orang sunda pada sejenis terung kecil yang biasa dipakai lalapan ini.  Di daerah lain tanaman leunca disebut dengan Ranti atau Rampai.  Jika anda pernah ke rumah makan sunda pasti leunca ini disajikan sebagai lalapan. Saat telah masak buah leunca akan berwarna hitam seperti nama ilmiahnya nigrum (hitam).
Leunca diketahui berkhasiat obat. Menurut hasil penelitian di  Cina, leunca mengandung senyawa solasonine, solasodine, solamargine, dan solanine. Senyawa itu penghambat pertumbuhan sel kanker yang tak terkendali.  Solasodine mempunyai efek menghilangkan sakit (analgetik), penurunan panas, antiradang, dan antishok. Solamargine dan solasonine mempunyai efekk antibakteri, sedangkan solanine sebagai antimitosis. Senyawa-senyawa itu bisa mengatasi gangguan kanker, yakni kanker payudara, leher rahim, lambung dan saluran pernapasan.  Leunca sudah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional cina sebagai antibiotik, antiradang, diuretik (peluruh air kemih), menghilangkan bengkak, melancarkan darah, peluruh dahak, antipruritus (menghilangkan gatal), pereda batuk, dan penurun demam.

RAMUAN DARI LEUNCA

1. Infeksi saluran kencing
Bahan dan cara pakai: luenca, rumput lidah ular, meniran, masing-masing 30 gram, direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum 3 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

2. Radang Kulit
Bahan dan cara pakai: 60 gram herba segar atau 30 gram herba kering digodok dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum sehari 2 kali.

3. Disentri
Bahan dan cara pakai: 50-60 gram daun segar ditambah 25 gram gula putih direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum 3 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

4. Keputihan
Bahan dan cara pakai: daun leunca, bunga putih jengger ayam, masing-masing 30 gram, direbus dengan 3 gelas hingga tersisa 1 gelas. Minum sehari 2 kali.

5. Biduran
Bahan dan cara pakai: seluruh tanaman (tanpa akar) dilumatkan, kemudian digosokkan ke bagian yang tubuh biduran hingga warna kulit menjadi hijau. Lakukan sehari 2-3 kali.

6. Mata kering
Bahan dan cara pakai: 15 buah leunca yang telah masak dicuci, lalu ditelan. Lakukan sehari 3 kali

Sabtu, 25 Oktober 2014

Khasiat dan Manfaat Krokot Untuk Jantung Berdebar, Usus Buntu,Desentri, Keputihan, Kencing Darah

Saat kecil,penulis mengenal tanaman krokot ini sebagai pakan jengkerik atau kelinci piaraan.  Tanaman yang tumbuh liar ini memang sering dijumpai di pinggir jalan atau pekarangan rumah.
Tanaman yang punya nama ilmiah Portulaca oleraceae L. ini merupakan tanaman herba setahun yang termasuk dalam famili Portulacacaeae bisa juga dibuat sayur.
Tanaman Krokot
Krokot tumbuh liar ditempat-tempat terbuka yang terkena sinar matahari. Tanaman ini diperkirakan berasal dari daratan Amerika tropis di Brazil yang dapat tumbuh dari dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m dpl. Batang krokot berbentuk bulat yang tumbuh tegak atau sebagian/seluruhnya terletak di atas tanah tanpa mengeluarkan akar. Batangnya berwana cokelat keunguan dengan panjang 10-50 cm. Daunnya tunggal, tebal berdaging, datar dan letaknya berhadapan atau tersebar. Tangkainya pendek berbentuk bulat telur sungsang, bagian ujungnya bulat melekuk ke dalam. Pangkal batangnya membaji dengan tepi rata, panjangnya 1-4 cm dan lebar 5-14 mm. Warna permukaan atas daun hijau tua, permukaan bawahnya merah tua. Bunganya berkelompok 2-6 buah yang keluar dari ujung percabangan. Mahkota daunnya berjumlah lima buah, berwarna kuning dan kecil-kecil.bunga ini akan mekar pada pagi hari antara pukul 8.00-11.00 siang dan layu menjelang sore. Buahnya berbentuk kotak, bijinya banyak dengan warna hitam cokelat mengkilap. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan biji.

Tanaman ini memiliki kandungan kimia antara lain : KCl, KSO4, KNO3, nicotinic acid, tanin, saponin, vitamin A, B, C, l-noradrenalin, noradrenalin, dopamin,dopa.
Bagian yang dipakai sebagai bahan obat adalah seluruh tumbuhan, baik yang segar atau yang telah dikeringkan. Tanaman ini dapat dikeringkan dengan cara mencucinya sampai bersih setelah itu diuapkan lalu dijemur kemudian digiling menjadi bubuk lalu disimpan.

Tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit, antara lain :· Disenteri, diare akut· Radang akut usus buntu (appendicitis acuta)· Radang payudara ( mastitis)· Wasir berdarah (Hemorrhoidal bleeding)· Badan sakit dan pegal (Rheumatism)· Keputihan · Gangguan sistim saluran kencing· Sakit kuning (Hepatitis)· Cacingan dan sesak napas (biji dan buahnya)
Cara pemakaian untuk Pengobatan
1. Radang akut usus buntu :
1. ambil segenggam herba segar, dicuci bersih lalu ditumbuk dan diperas sampai terkumpul 30ml. Tambahkan gula putih secukupnya dan air matang yang sudah dingin sampai menjadi 100 ml kemudian diminum. Lakukan 3 kali sehari.2. krokot an jombang (Taraxacum officinale) masing-masing 60 gram kemudian digodok dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Dibagi untuk 3 kali minum

2.· Disentri :
550 gram herba segar diuapkan selama 3-4 menit, lalu ditumbuk halus dan diperas sampai terkumpul air perasannya kira-kira 150 cc. Mium air perasannya sebanyak 50 cc, 3 kali sehari

3.· Keputihan :
200 gram krokot dijuice dan diambil airnya kemudian masukkan putih telur lalu di tim. Makan selagi hangat.

4· Jantung berdebar :
1 genggam tanaman krokot dicuci bersih lalu digiling halus, tambahkan ½ cangkir air masak dan 1 sendok makan madu, diperas, disaring lalu diminum. Lakukan 2 kali sehari.

6· Kencing darah :
100 gram krokot dan 25 gram daun sendok (Plantago mayor L.) digodok lalu airnya diminum.
 
7· Demam :
1 genggam krokot direbus sebentar tetapi tidak boleh terlalu matang lalu dimakan.
Warning : wanita hamil dilarang mengkonsumsi ini.

Kamis, 28 Agustus 2014

KHASIAT DAN MANFAAT BIDARA (Ziziphus jujuba) Untuk Penyubur Rambut, Sakit Perut, Demam, Cacingan, Nyeri Kencing

Yang disebut dengan tanaman Bidara adalah tanaman berbentuk perdu berduri yang biasa tumbuh di daerah kering.   Tanaman Bidara ini punya nama ilmiah Ziziphus mauritania sininomnya adalah Ziziphus jujuba.  Di Indonesia nama lokalnya ada beberapa macam seperti widara (Sunda, Jawa); bukol (Madura); bekul (Bali); ko (Sawu); kok (Rote); kom, kon (Timor); bedara (Alor); bidara (Makassar., Bugis.); rangga (Bima); serta kalangga (Sumba), dalam bahasa arab disebut Sidr, dan dalam bahasa inggris disebut Jujube.  Bidara diperkirakan berasal dari daerah Asia tengah kemudian menyebar samapi ke Indonesia. 


Buah Bidara
Tanaman bidara ini termasuk tanaman istimewa karena disebutkan beberapa kali dalam kitab Qur'an. 
Buah bidara dapat dimakan dan telah ada varietas unggulnya untuk buah bidara yang dijual sebagai buah segar. Buah bidara merupakan sumber karoten, vitamin A dan C, dan lemak.  Buah Bidara punya rasa seperti campuran kurma dan apel dan memiliki nilai energi yang sangat tinggi. Buah dapat dimakan mentah atau dikeringkan dan buah bidara memiliki rasa sedikit asam menyegarkan, sedikit menyerupai apel kering. Biji bidara kaya protein, kalsium, zat besi dan magnesium. Makanan dari tanaman ini merupakan sumber energi, protein dan mineral yang sangat penting.Sifat Tonik dari buah bidara dapat meningkatkan nafsu makan, dan dapat digunakan juga sebagai pencahar dan telah digunakan sebagai obat cacingan (vermifuge).
Buah rasa seperti campuran kurma dan apel dan sangat dihargai oleh suku Badui karena memiliki nilai energi yang sangat tinggi. Buah dapat dimakan mentah atau dikeringkan dan buah bidara memiliki rasa sedikit asam menyegarkan, sedikit menyerupai apel kering. Biji bidara kaya protein, kalsium, zat besi dan magnesium. Makanan dari tanaman ini merupakan sumber energi, protein dan mineral yang sangat penting.Sifat Tonik dari buah bidara dapat meningkatkan nafsu makan, dan dapat digunakan juga sebagai pencahar dan telah digunakan sebagai obat cacingan (vermifuge). Buah bidara juga menyegarkan dan mengembalikan, serta meningkatkan kecerdasan otak dan merupakan obat untuk tekanan darah tinggi. - See more at: http://bidara-sidr.blogspot.com/2013/02/kandungan-kimia-daun-bidara.html#sthash.pQ0o3cVT.dpuf

Daun Bidara
Daun bidara muda dapat dijadikan sayuran. Rebusan daunnya diminum sebagai jamu. Daun-daun ini membusa seperti sabun apabila diremas dengan air, dan digunakan untuk memandikan orang yang sakit demam.    Di kalangan orang Betawi daun bidara biasa digunakan untuk memandikan jenazah. Daun Bidara juga kerap digunakan untuk mengobati orang sakit karena pengaruh gaib atau makhluk halus. Bubuk daun bidara dapat menghitamkan dan memanjangkan rambut wanita.


Kulit Kayu Bidara
Kulit kayu, dan akar Bidara juga berkhasiat obat, untuk membantu pencernaan dan sebagai tapal obat luka. Di Jawa, kulit kayu ini digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan; dan di Malaysia, kulit kayu yang dihaluskan dipakai sebagai obat sakit perut. Kulit kayu bidara diyakini memiliki khasiat sebagai tonikum, meski tidak terlalu kuat, dan dianjurkan untuk penyakit lambung dan usus. Kulit akarnya, dicampur dengan sedikit pucuk, pulasari, dan bawang putih, diminum untuk mengatasi kencing yang nyeri dan berdarah.  

Untuk perawatan Kulit :
Ambil beberapa daun bidara lalu ditumbuk halus lalu masukan kedalam cangkir atau mangkuk, lalu tambahkan sedikit air sehingga campuran agak sedikit kental dan kemudian oleskan pada kulit wajah sebagai masker, dan biarkan beberapa saat hingga mengering seluruhnya.   Kemudian cuci dengan air bersih saja, tanpa perlu menggunakan sabun. Anda akan langsung melihat perbedaan dalam kehalusan kulit. Untuk memberikan hasil yang signifikan sehingga terlihat perbedaan yang sangat besar pada kulit, Anda harus melakukan hal tersebut selama 2 bulan.  Saat ini sudah banyak dijual serbuk daun bidara dan anda tinggal pakai saja.
Ambil beberapa daun bidara ( sidr ) lalu ditumbuk halus lalu masukan kedalam cangkir atau mangkuk, lalu tambahkan sedikit air sehingga campuran agak sedikit kental dan kemudian oleskan pada kulit wajah sebagai masker, dan biarkan beberapa saat hingga mengering seluruhnya.
lalu cuci dengan air bersih saja, tanpa perlu menggunakan sabun, Anda akan langsung melihat perbedaan dalam kehalusan kulit .....
Daun pohon bidara ( sidr ) juga dapat digunakan untuk peremajaan kulit tubuh.
Untuk memberikan hasil yang signifikan sehingga terlihat perbedaan yang sangat besar pada kulit, Anda harus melakukan hal tersebut selama 2 bulan. - See more at: http://bidara-sidr.blogspot.com/2012/07/manfaat-daun-bidara-untuk-perawatan.html#sthash.q5jO49As.dpuf

Jumat, 29 November 2013

Khasiat dan Manfaat ANDONG MERAH Untuk Wasir, Diare, Gusi Bengkak, Haid, Kencing Berdarah, Batuk Darah dll

Tanaman yang satu ini dikenal dengan nama Andong Merah yang nama ilmiahnya Cordyline fruticosa biasanya ditanam sebagai tanaman hias atau sebagai tanaman pagar. Daunnya yang berwarna merah atau hijau kemerahan cukup cantik untuk dijadikan tanaman hias.  Kelebihan dari tanaman Andong Merah adalah relatif tahan terhadap kekeringan dan meskipun tidak dirawat mampu bertahan hidup dengan baik. Ciri tumbuhanAndong merah adalah yang jelas daunnya berwarna kemerahan sampai merah mengumpul di batang bagian atas, batang seukuran ibu jari dan terlihat berbuku-buku pada bagian daun yang sudah rontok. 

Khasiat dan Manfaat obat dari tanaman andong merah ini banyak sekali.   Diantaranya sebagai penyejuk darah, menghentikan pendarahan dan menghancurkan darah beku pada saat terjadi memar. Berdasarkan penelitian, pada tanaman andong merah  terdapat kandungan kimia, seperti saponin, tanin, flavonoid, polifenol, stereoida, polisakarida, kalsium oksalat dan zat besi, dll. 

Contoh Pemakaian Andong Merah Untuk Obat:
 

Obat Urine berdarah, batuk darah dan haid yang terlalu banyak.
Cara : 

Rebus daun andong segar (60-100 g) atau akar andong yang kering (30-60 g) dengan tiga gelas air hingga tersisa 1 gelas.
Setelah dingin saring dan dibagi dua sama banyak, diminum buat pagi dan sore hari.
 

Obat Diare atau disentri.
cara:
Rebus daun andong segar (60-100 g) atau bunga andong kering (10-15 g) dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas.
Setelah dingin kemudian saring dan ditaruh kedalam tiga gelas, untuk diminum pagi, siang dan malam hari.


Obat wasir.
Cara :
Cuci daun andong tiga helai dan daun wungu tujuh helai yang masih segar, kemudian potong-potong dan rebus dengan tiga gelas air sampai mendidih hingga tersisa cuma satu gelas.
Setelah dingin kemudian saring dan diminum. Lakukan setiap hari sampai sakitnya hilang.
 

Obati sengatan binatang berbisa.
Giling sampai halus daun andong segar, lalu panaskan diatas api, selagi masih hangat kemudian urapkan pada bagian tubuh yang tersengat dan dibalut.
Ganti gilingan daun andong dan balutan 2-3 kali sehari.
 

Obat radang gusi.
Kikis kulit kayu andong secukupnya.
ambahkan garam sedikit sambil diaduk sampai rata, kemudian oleskan pada bagian gusi yang meradang.

Sabtu, 24 Agustus 2013

KHASIAT DAN MANFAAT ALANG-ALANG UNTUK RADANG GINJAL, MIMISAN MUNTAH DARAH,HEPATITIS, KENCING NANAH

Alang-alang yang dalam bahasa ilmuahnya disebut Imperata cylindrica (L) Beawuv, var, mayor (neex) C.E Hubb, atau Imperata arundinacea Cyrillo termasuk kedalam keluarga rumput-rumputan atau masuk dalam famili Gramineae atau Poaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah ilalang atau kambengan. Banyak tumbuh liar di daerah yang terbuka dan menjadi tumbuhan pengganggu bagi pertanian. Namun meskipun tanaman ini menjadi musuh petani ternyata banyak juga khasiat pengobatan yang dikandungnya.
NAMA DAERAH: Naleueng lakoe (Aceh); Jih (Gayo); Rih, Ri (Batak); Oo (Nias); Alalang, Hilalang, Ilalang (Minang kabau); Lioh (Lampung); Halalang, Tingen, Padang, Tingan, Puang, Buhang, Belalang, Bolalang (Dayak); Eurih (Sunda); Alang-alang kambengan (Jawa); Kebut, Lalang (Madura); Ambengan, Lalang (BaIi); Kii, Rii (FIores); Padengo, Padanga (Gorontalo); Deya (Bugis); Erer, Muis, Wen (Seram); Weli, Welia, Wed (Ambon). NAMA ASING: Cogon grass, satintail (En). Paillotte (Fr). Malaysia: lalang, alang-alang. Papua New Guinea: kunai (Pidgin), kurukuru (Barakau, Central Province). Philippines: kogon (Tagalog), gogon (Bikol), bulum (Ifugao). Burma (Myanmar): kyet-mei. Cambodia: sbö’:w. Laos: hnha:z kh’a:. Thailand: ya-kha, laa laeng, koe hee (Karen, Mae Hong Son). Vietnam: c [or] tranh. NAMA SIMPLISIA Imperatae Rhizoma; rimpang alang-alang
alang-alang
Sifat Kimiawi
Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, antara lain manitol, glukosa, sakharosa,malic acid, coixol, arundoin, cylindrin, fernenol, simiarcnol, anemonim, asam kersik, dammar, dan logam alkali.

Efek Farmakologis
Anti piretik (menurunkan panas), diuretic (peluruh kemih), hemostatik (menhentikan pendarahan), menghilangkan haus termasuk meridian paru-paru, lambung, dan usus kecil.

Bagian tanaman yang digunakan
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan rimpang (daun), bunga, dan akar. Dapat digunakan yang segar atau dikeringkan.

Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun temurun dari berbagai Negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit.
Ramuan dari Alang-alang adalah:
Muntah Darah
Akar segar (30-60) gram, dicuci bersih, lalu di potomg-potong dan kemudian digodok dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Di minum setelah dingin.

Mimisan
Akar segar dicuci bersih, ditumbuk, dan diperas airnya sampai terkumpul 100 cc kemudian diminum.Atau Akar segar (30 gram) dicuci bersih, lalu di godok dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas, kemudian di minum setelah dingin.

Air kemih berdarah
Rebus 100 gram akar segar dengan 2000 cc air sampai tersisa 100 cc, kemudian di minum setelah dingin atau hangat.

Kencing nanah
Akar segar 300 gram dicuci bersih, di potong-potong, digodok dengan 2000 cc air bersih sampai tersisa 1200 cc, ditambah gula batu secukupnya. Dibagi 3 kali .

Hepatitis akut menular
Akar kering 60 gram digodok dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Dibagi 2 kali minum.

Rasa haus pada penyakit campak
Rebus 30 gram akar lalu minum sebagai the.

Radang ginjal akut
Cuci bersih (60-120) gram akar segar, di potong-potong lalu digodok dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas air. Dibagi untuk 2-3 kali minum.
Ramuan tradisional:

Infeksi Saluran Kemih dan Kencing Sedikit

Bila menderita infeksi pada saluran kemih, sebaiknya segera diperiksakan pada dokter. Ramuan ini dapat digunakan sebagai obat alternatif disamping pengobatan dari dokter.
Ramuan:
Rimpang Alang-alang 6 gram
Rimpang Kunci pepet 5 gram
Daun Kumis kucing 4 gram
Air 115 ml

Cara pembuatan:
Diseduh, dibuat infus atau pil.

Cara pernakaian:
Diminum 1 kali sehari, tiap kali minum 100 ml.
Untuk yang berbentuk pil diminum 3 kali sehari 9 pil.

Lama pengobatan:
Diulang selama 14 hari.

Mimisan, Kencing Darah, dan Muntah Darah.
Bila menderita kencing darah atau muntah darah, sebaiknya segera diperiksakan pada dokter. Ramuan ini dapat digunakan sebagai obat alternatif disamping pengobatan dari dokter.

Ramuan:
Rimpang Alang-alang 6 gram
Daun sendok segar 6 gram
Daun Andong segar 2 helai
Air 110 ml

Cara pembuatan:
Diseduh, dipipis, dibuat infus atau pil.

Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml. (untuk infus). Untuk pipisan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 1/4 cangkir. Untuk pil diminum 3 kali sehari 9 pil.

Lama pengobatan:
Diulang sampai sembuh.


Senin, 29 April 2013

KHASIAT SAMBANG COLOK UNTUK GANGGUAN PADA DARAH

Sambang Colok atau nama ilmiahnya adalah Aerva sanguinolenta, banyak ditanam masyarakat kita sebagai tanaman hias karena warna daunnya yang cukup menarik yaitu berwarna merah. Sambang colok merupakan keluarga bayam-bayamanan (Amaranthaceae), jadi kalau anda lihat secara teliti ada kemiripan dengan bayam pada daun dan terutama pada bunganya.  Secara tradisional Daun sambang colok banyak digunakan sebagai obat haid kurang teratur, obat untuk menghilangkan rasa nyeri haid, obat kencing kurang lancar, obat kencing darah, obat kurang darah, obat keputihan, obat cacing dan obat radang rahim.   Di Sunda lebih dikenal dengan nama Ki Sambang.

Di India, daun yang dikeringkan yang digunakan untuk obat diabetes dan malaria. Warna daun yang kemerahan dari Sambang Colok (Aerva sanguinolenta) merupakan hal visual yang dapat kita lihat bahwa tanaman ini sangat cocok untuk mengobati Kencing Darah alias hematuria dan masalah menstruasi.  Berdasar ilmu yang saya dapat dari para pakar obat herbal, sederhananya begini : Darah kan warnanya merah jadi warna merah dari daun sambang colok itu adalah indikasi  untuk obat yang ada kaitannya dengan darah. 
Contoh lain pengguinaan di India adalah : daun Sambang Colok ditumbuk sampai lembut dan digunakan untuk pengobatan luka.

Contoh Penggunaan Sambang Colok Secara Tunggal sebagai berikut: 

Nyeri haid : Cuci bersih  gr daun segar. Rebus bahan dalam  gelas selama 15 menit. Setelah dingin, saring hasil rebusan dan minum sekaligus.
Sulit Kencing : Cuci bersih  10 gr daun segar. Rebus bahan dalam 1 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin saring dan minum sekaligus.
Radang Dinding Rahim : Ambil 20 gr daun segar, lalu cuci bersih. Rebus dengan 3 gelas air selama 15 menit. Saring hasil rebusan setelah dingin, minum ramuan sekaligus.

Sabtu, 24 April 2010

KHASIAT DAUN PEGAGAN UNTUK KECERDASAN OTAK, LIVER,WASIR DLL

Tanaman Pegagan ini mudah dikenali, daunnya berlekuk-lekuk mirip dengan bentuk otak manusia.  Sehingga Pegagan dipercaya sangat baik untuk kesehatan otak kita.  Pegagan (Centella asiatica) merupakan tumbuhan asli Indonesia yang tersebar di wilayah Asia Tenggara dan kepulauan sepanjang Samudra Indonesia. Tanaman ini dikenal dengan nama pegagan.
Pegagan termasuk tanaman tahunan daerah tropis yang berbunga sepanjang tahun. Bentuk daunnya bulat seperti ginjal, batangnya lunak dan beruas, serta menjalar hingga bisa mencapai 1 meter panjangnya. Pada tiap ruas akan tumbuh akar dan daun dengan tangkai daun panjang dan akar berwarna putih. Dengan berkembang biak secara vegetatif seperti itu, ia cepat beranak-pinak. Jika keadaan tanahnya bagus, tiap ruas yang menyentuh tanah akan tumbuh menjadi tanaman baru.
Pegagan bisa tumbuh hingga ketinggian 2.500 m diatas permukaan laut. Jenisnya tumbuhan tanpa batang, dengan rimpang pendek dan stolon-stolon yang merayap dengan panjang 10-80 cm. Akarnya keluar dari setiap bonggol,dengan cabang yang akan membentuk tumbuhan baru. Helai daun bersifat tunggal (satu), panjang tangkai sekitar 5-15 cm dengan bentuk ginjal manusia.
Tepi daun agak bergerigi dengan penampang 1-7 cm tersusun dalam roset yang terdiri dari 2-10 helai daun. Bunga, warnya putih atau merah muda, bersusun seperti sebuah karangan bunga berbentuk payung yang tunggal atau 3-5 kuntum keluar dari ketiak daun pegagan. Juga berbuah yang bentuknya lonjong atau pipih yang panjangnya 2-2,5 mm; berbau wangi dan rasanya pahit.
Kandungan kimiawi dari Pegagan : asiaticoside, isonthankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose,carotenoids, garam-garam mineral (kalium, natrium, magnesium, kalsium,besi,vellarine, zat samak).
pegagan
Tanaman ini juga digunakan secara oral maupun topikal untuk meningkatkan sirkulasi darah pada lengan dan kaki, mencegah varises, dan salah urat. Selain dapat membantu meningkatkan daya ingat, mental, dan stamina tubuh, pegagan juga dapat membantu menyeimbangkan tingkat energi serta menurunkan gejala stres dan depresi.
Manfaat lainnya adalah: memberi efek positif terhadap daya rangsang saraf otak,dan memperlancar transportasi darah pada pembuluh-pembuluh otak. Bahkan saat ini sudah dimanfaatkan sebagai tonik untuk meningkatkan daya tahan otak dan saraf. Berbagai penelitian mengenai khasiat pegagan telah banyak dilakukan. Manfaat yang berhubungan dengan fungsi saraf dan otak telah dibuktikan lewat berbagai penelitian.

BAGIAN YANG DIPAKAI : Seluruh tanaman.
KEGUNAAN :
1.Infectious hepatitis, campak (measles).
2.Demam, radang amandel (tonsillitis), sakit tenggorok, bronchitis.
3.Infeksi dan batu sistem saluran kencing.
4.Keracunan Gelsemium elegans, arsenic.
5.Muntah darah, batuk darah, mimisan.
6.Mata merah, wasir.
7.Sakit perut, cacingan, menambah nafsu makan.
8.Lepra.
PEMAKAIAN: 15 – 30 gram pegagan segar, direbus, minum. Atau dilumatkan, peras, minum airnya.
PEMAKAIAN LUAR : Dilumatkan, ditempel ke bagian yang sakit. Dipakai untuk: Gigitan, ular, bisul, luka berdarah, TBC kulit.

CARA PEMAKAIAN :
1. Kencing keruh (akibat infeksi/batu sistem saluran kencing):
30 gram pegagan segar direbus dengan air cucian beras dari bilasan
kedua.
2. Susah kencing: 30 gram pegagan segar dilumatkan, tempel di pusar.
3. Demam:
Segenggam daun pegagan segar ditumbuk, kemudian ditambah
sedikit air dan garam, saring. Diminum pagi-pagi sebelum makan. 4. Darah tinggi:
20 lembar daun pegagan ditambah 3 gelas air, direbus sampai
menjadi 3/4-nya. Sehari diminum 3 x 3/4 gelas.
5. Wasir:
4-5 batang pegagan berikut akar-akarnya direbus dengan 2 gelas air
selama ± 5 menit. Minum rebusan ini selama beberapa hari.
6. Pembengkakan hati (liver) :
240 gram – 600 gram pegagan segar direbus, minum secara rutin.
7. Campak: 60 -120 gram pegagan direbus, minum
8. Bisul :
30 gram – 60 gram pegagan segar direbus, diminum. Pegagan segar
dicuci bersih, dilumatkan ditempelkan ke yang sakit.
9. Mata merah, bengkak :
Pegagan segar dicuci bersih, dilumatkan, diperas, airnya disaring.
Teteskan ke mata yang sakit 3 – 4 kali sehari.
10. Batuk darah, muntah darah, mimisan :
60 – 90 gram pegagan segar direbus, atau diperas, airnya diminum.
11. Batuk kering :
segenggam penuh pegagan segar dilumatkan, peras. Ditambah air
dan gula batu secukupnya. Minum.
12. Lepra :
3/4 genggam pegagan dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air,
sampai menjadi 3/4 -nya. Saring, diminum setelah dingin, sehari 3 x
3/4 gelas.
13. Penambah nafsu makan :
1 genggam daun pegagan segar direbus dengan 2 gelas air sampai
menjadi 1 gelas. Minum sehari 1 gelas.
14. Teh daun pegagan segar berkhasiat :
Pembangkit nafsu makan, menyegarkan badan, menenangkan,
menurunkan panas, batuk kering, mengeluarkan cacing di perut,
mimisan.
15. Lalaban pegagan berkhasiat segar berkhasiat :
Membersihkan darah, terutama pada bisul, tukak berdarah.
Memperbanyak empedu, sehingga memperbaiki gangguan
pencernaan.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Rasa manis, sejuk. Anti infeksi, antitoxic, penurun panas, peluruh air seni. KANDUNGAN KIMIA : Asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vellarine, zat samak. Senyawaan glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside dan senyawaan sejenis, mempunyai kasiat anti lepra (Morbus Hansen),

Jumat, 09 April 2010

Manfaat Obat Dari Tanaman Pepaya

Pohon pepaya sangat mudah dijumpai dan buahnya banyak terdapat di jual dimana dari emperan sampai mal-mal besar.  Buah, daun, bunga dan getahnya  dari pepaya banyak dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari masyarakat utamanya sebagai sumber bahan makanan.  Varietas pepaya pun bermacam-macam dari yang buahnya kecil sampai ukuran jumbo.

KANDUNGAN KIMIA PEPAYA :
Buah:

Kandungan buah pepaya masak (100 gr)
 Kandungan buah Pepaya Muda (100 gr)
– Kalori 46 kal
– Vitamin A   ;  365 SI
– Vitamin B1 0,04 mg
– Vitamin C 78 mg
– Kalsium 23 mg
– Hidrat Arang      12,2 gram
– Fosfor 12 mg
– Besi 1,7 mg
– Protein 0,5 mg
– Air 86,7 gram
 – Kalori 26 kalori. 
– Vitamin A    50 SI 
– Vitamin B1   0,02 mg 
– Vitamin C   19 mg
– Kalsium  50 mg
– Hidrat Arang 4,9 gram 
– Fosfor 16 mg
– Besi   0,4 mg 
– Air   92,4 gram.
– Lemak 0,1 gram
– Protein   2,1 gram 


Disamping itu buah pepaya juga mengandung unsur antibiotik, yang dapat digunakan untuk pengobatan tanpa ada efek sampingannya. Buah Pepaya juga mengandung unsur yang dapat membuat pencernaan makanan lebih sempurna, disamping memiliki daya yang dapat membuat air seni bereaksi asam, yang secara ilmiah disebut zat caricaksantin dan violaksantin.
manfaat obat pepayaDaun:
Daun pepaya mengandung berbagai macam zat, antara lain :
  • Vitamin A =18250 SI
  • Vitamin B1= 0,15 mg ; 
  • Vitamin C   140 mg
  • Kalori   79 kal 
  • Protein 8,0 gram 
  • Lemak     2 gram 
  • Hidrat Arang    11,9 gram 
  • Kalsium 353 mg 
  • Fosfor 63 mg 
  • Besi 0,8 mg
  • Air 75,4 gram.
Kandungan carposide pada daun pepaya berkhasiat sebagai obat cacing. Disamping pada daunnya, akar dan getah pepaya juga mengandung zat papayotin, karpain, kautsyuk, karposit dan vitamin.

Beberapa Penyakit Yang Dapat Diobati dengan bagian dari Pepaya:

1. Batu Ginjal
 Bahan:
 -7 lembar daun pepaya
 Cara membuat dan resep pemakaian:
 Memakai formula 3-5-7 plus, artinya :
  • Hari Pertama, 3 lembar daun pepaya yang masih segar direbus  dengan air secukupnya, kemudian air    rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
  • Hari Kedua, 5 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
  • Hari Ketiga, 7 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
  • Untuk menutupnya ditambah dengan minum air kelapa muda buah kelapa hijau.
Catatan penting : bagi yang mengidap hipertensi tidak boleh minum resep ini.

2. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
a. Bahan: 2 potong akar pepaya
Cara membuat: direbus dengan 1 liter air sampai mendidih hingga
tinggal 1 gelas, kemudian disaring;
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 cangkir
b. Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapak dara
Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan
beberapa saat dan disaring
Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.

3. Malaria
Bahan: 1 lembar daun pepaya, tempe busuk sebesar ibu jari, garam
secukupnya.
Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian
diperas dan disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari selama 7 hari berturut-
turut.

4. Sakit Keputihan
Bahan: 1 lembar daun pepaya, 1 potong akar rumput alang-alang,
adas pulosari secukupnya.
Cara membuat: daun pepaya dicincang halus, kemudian direbus
bersama bahan lainnya dengan 1,5 liter air sampai mendidih dan
disaring
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas dan dilakukan
secara teratur.

5. Kekurangan ASI
Bahan: buah pepaya yang masih hijau (muda) tanpa dikuliti.
Cara membuat: buah pepaya tersebut dibelah menjadi 2 bagian,
sebagian direbus dengan air dan sebagian yang lain menggunakan
cuka.
Cara menggunakan: air rebusan tersebut diminum 2-3 sendok teh
sehari dan dilakukan secara teratur.

6. Rematik
a. Bahan: buah pepaya, 2 butir telur ayam kampung;
Cara membuat: buah pepaya dipotong penampangnya kemudian
telur dimasukkan dalam pepaya melalui lubang yang telah dibuat
dengan memotong penampang tadi, ditutup kembali rapat-rapat
dan dibakar hingga telur yang ada di dalamnya masak
Cara menggunakan: telur yang sudah masak tersebut dimakan
pagi dan sore
b. Bahan: 2 potong akar pepaya, 1 lembar daun pepaya;
Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk halus,  kemudian
direbus dengan 1 liter air sampai mendidih dan disaring.
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas pada sore hari.

7. Malnutrisi (gejala kekurangan salah satu zat makanan pada balita)
a. Bahan: 2 lembar daun pepaya, 3 tangkai daun dadap serep,
kapur sirih secukupnya.
Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai
halus.
Cara menggunakan: dipergunakan sebagai bedak dan dioleskan
pada perut balita yang sakit.
b. Bahan: 1 lembar daun pepaya
Cara membuat: direbus dengan 1,5 gelas air sampai mendidih,
kemudian disaring untuk diambil airnya
Cara menggunakan: diminumkan pada balita 2 sendok makan
setiap hari.

8. Gangguan saluran kencing
Bahan: 3 potong akar pepaya
Cara membuat: direbus dengan 1 liter air air sampai mendidih,
kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 0,5 gelas.

9. Haid berlebihan
Bahan: buah pepaya yang masih hijau (muda)
Cara membuat: direbus dengan air sampai masak.
Cara menggunakan: dimakan dagingnya.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes