Kamis, 09 Juni 2011

Lidah Buaya untuk jerawat


Lidah Buaya(Aloe Vera) Bisa membantu untuk menghentikan Jerawat.
Dari Segi Fisik Secara Langsung Dapat
dilihat Dari Cairan Yang Di Keluarkan
Lidah Buaya tersebut
saat dipatahkan terlihat berwarna
Seperti Warna Obat Luka.

Untuk mengobati jearawat anda,
oleskan cairan Lidah Buaya Tersebut
Pada Sebuah Jerawat Sebagai Percobaan,
Dan Setelah Beberapa Hari Jerawat Tersebut
akan Menghilang Tanpa MeninggalkanNoda Hitam Sedikitpun Bekas Jerawat.
Oleskan Lidah Buaya Di Muka secara rutin
Dan Kondisi Muka anda akan Lebih Baik Dibandingkan Dahulu.
Wajah Terasa Lebih Halus, Lebih Berseri Dibandingkan Yang Kemerah-Merahan. 
 
 

Manfaat Buah Sawo Buat Kesehatan Kita

Anda mungkin pernah makan buah sawo yang nama ilmiahnya manilkara zapota? Buah berwarna coklat dengan daging buah berwarna coklat juga ini memiliki banyak sekali nama lokal. Namun, di Indonesia lebih dikenal dengan nama sawo manila atau lazim disebut buah sawo . Ada pula yang menyebutnya sauh, sauh manila atau ciku.
Di belahan Negara lain pun, buah ini memiliki nama sendiri seperti chico (Filipina), ciku (Malaysia), chikoo atau sapota (India), sofeda (Bangladesh), rata-mi (Sri Lanka), nispero (Venezuela), sugardilly (Kep. Bahama), naseberry (Hindia Barat), sapote (Nikaragua), sapoti (Brasil), sapotillier (Prancis) dan sapodilla (Inggris).
Buah ini pun tergolong murah dan pastinya memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh kita. Apa saja manfaat yang bisa didapat dari mengomsumsi buah ini? Berikut di antaranya:
1. Sawo manila rasanya manis karena mengandung fruktosa dan sukrosa yang melimpah. Maka itu, buah ini bisa dijadikan makanan peningkat energi alami.
2. Buah ini juga merupakan sumber serat yang baik sehingga bisa membantu mengatasi sembelit. Seratnya juga membantu melindungi selaput lendir usus besar kita dari racun penyebab kanker.
3. Adapun efek antiinflamasi sawo manila bermanfaat untuk mengatasi masalah seperti gangguan gastritis dan usus.
4. Buah sawo manila yang telah matang mengandung mineral seperti tembaga, besi, kalium, serta vitamin A dan C. Ada pula niacin, folat, dan sebagainya. Semua itu membantu tubuh dalam meningkatkan sistem kekebalan.
5. Sawo manila mengandung tanin, senyawa fenolik poli yang berisi sifat antiinflamasi, antivirus, dan antibakteri.
Sumber :MediaIndonesia.com (Hidup Sehat), 16 Mei 2011

Kamis, 05 Mei 2011

Menggempur Kadar Kolesterol Darah Yang Berlebihan

Hiperkolesterolemia termasuk gangguan yang relatif baru diketahui dalam dunia kedokteran. Oleh karena itu, tidak dikenal bat tradisional untuk kolesterol. namun demikian sudah banyak penelitian yang menunjukan adanya tanaman yang menunjukkan indikasi positif dalam proses penyembuhan hiperkolesterolemia di antaranya adalah tanaman yang biasa dipakai sebagai bahan sayur dan bumbu dapur. Seperti bawang putih, bawang prei, seledri, temulawak, belimbing wuluh, kunyit, dan teh hijau.

Kolesterol dapat dibuat oleh tubuh di dalam hati, kolesterol yang merupakan substansi lemak itu hanya ditemukan dalam bahan makanan hewani. Dua komponen penting dari kolesterol adalah LDL (low-density lipoprotein) yang disebut pula kolesterol “jahat”, dan HDL (high-density lipoprotein) yang disebut kolesterol “baik”.

Normalnya manusia hanya perlu sejumlah kecil kolesterol untuk membuat dan memelihara sel-sel saraf serta untuk membuat hormon. Kalau kadar kolesterol dalam pembuluh darah berlebihan, maka sebagian kolesterol itu akan mengendap. Hal ini memungkinkan terjadinya kalsifikasi atau pengapuran yang menyebabkan pembuluh darah menjadi tidak elastis lagi dan dapat menimbulkan tekanan darah tinggi.

Keadaan itu dapat membahayakan, terlebih bila sampai menyebabkan pecahnya pembuluh darah. Apalagi pembuluh darah yang ada di otak yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Bila pengapuran terjadi di pembuluh darah jantung, organ vital ini akan kekurangan pasokan darah sehingga kekuatannya berkurang. Kalau aliran darah sampai tersendat, akan terjadi infark jantung yang membuat denyut jantung tidak teratur atau sama sekali tidak kuat. Akibatnya bisa fatal. Untuk mencegah agar tidak mencapai tahap yang fatal, kadar kolesterol harus dinormalkan dengan menurunkan LDL dan meningkatkan HDL dalam darah. Penelitian menunjukkan, untuk setiap penurunan tingkatan kolesterol 1%, risiko penyakit jantung dikurangi sampai 2%.

1. Bawang

Diperlukan dua siung bawang putih atau sekitar 4 g setiap kali mengkonsumsinya. Umbi putih dengan rasa menyengat ini dikunyah hingga halus baru ditelan. Setelah itu minum air hangat secukupnya. Ini dilakukan sebanyak tiga kali dalam sehari.

2. Seledri

Diperlukan sebatang seledri yang direbus dengan 1 gelas minum air hingga mendidih. Setelah dingin, minumlah air rebusan itu. Dalam sehari cukup minum satu kali.

3. Temulawak (belum diketahui dosis yang pasti)

4. Daun Bawang Prei (belum diketahui dosis yang pasti)

5. Buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) (belum diketahui dosis yang pasti)

6. Teh Hijau (belum diketahui dosis yang pasti)

Untuk mencegah terjadinya hiperkolesterolemia di antaranya menambah kadar serat dapat larut dalam diet dengan makan buah-buah, sayuran, kekacangan, dan bebijian; memilih lauk produk daging putih atau ikan; menyingkirkan kulit sebelum memasak ayam; memilih daging tak berlemak dan membuang semua lemak yang ada, serta mengkonsumsi dalam porsi sedang.

Juga membatasi jumlah kacang tanah yang dikonsumsi; membatasi penggunaan mentega, margarin, keju, dan minyak goreng dari kelapa atau kelapa sawit, sebaliknya gunakan minyak bunga matahari, kedelai, kanola, atau minyak zaitun; memilih produk-produk makanan dan minuman yang tanpa atau rendah lemak; dan bila kelebihan bobot badan, sebaiknya lakukan penurunan bobot badan dan olahraga.

Senin, 02 Mei 2011

Manfaat Obat Bunga Tahi Ayam Lantana camara

Tanaman liar yang biasa tumbuh pada pekarangan atau lahan terbuka ini punya nama ilmiah Lantana camara.
Tanaman ini banyak tumbuh liar atau dipakai sebagai tanaman pagar, bau khas agak langu. Daun tunggal, duduk berhadapan bentuk bulat telur ujung meruncing pinggir bergerigi tulang daun menyirip, permukaan atas berambut banyak terasa kasar dengan perabaan permukaan bawah berambut jarang.

Nama daerah :
Kembang satek, saliyara, saliyere, tahi ayam, kembang telek, obio, puyengan, tembelek,; tembelekan, teterapan (jawa), kamanco, mainco,; tamanjho (Madura), Bunga pagar, kayu singapur, lai ayam; (Sumatera); Wu se mei (China).;

Pemanfaatan :

BAGIAN YANG DIPAKAI: Daun, bunga, akar, kering.

KEGUNAAN:

1. Akar: Influenza, TBC kelenjar, rheumatik, fluor albus (keputihan).

2. Bunga: TBC dengan batuk darah, asthmatis.

3. Daun: Obat sakit kulit, bisul, bengkak, gatal-gatal, panas tinggi, rheumatik, memar.

CARA PEMAKAIAN:

1. Pemakaian Luar.
Daun segar dilumatkan untuk ditempelkan ke tempat yang sakit atau direbus secukupnya untuk cuci pada penyakit kulit, bisul, luka berdarah, memar, keputihan.

2. Rheumatik: rebusan akar secukupnya untuk mandi.

3. TBC paru, batuk Berdahak, Asma
Cuci bersih 9 gram bunga kering, lalu rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa
2 gelas. setelah dingin, saring nair rebusan. Minum ramuan 3 kali sehari
masing-masin 2/3 gelas.

3. TBC kelenjar, influenza, dan keputihan
ambil 6-10 gram akar kering, lalu cuci bersih. rebus bahan dalam 4 gelas air hingga
mendidih dan tersisa 2 gelas. Setelah dingin, saring rebusan. minum 3 kali
sehari masing-masing 2/3 gelas.

Senin, 18 April 2011

Manfaat Obat Bunga Dahlia


Bunga Dahlia,merupakan salah satu bunga hias yang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia. Tanaman ini adalah tanaman perdu berumbi yang sifatnya tahunan (perenial) berasal dari meksiko, yang di tempat asalnya berbunga di musim panas sampai musim gugur. Dahlia adalah bunga nasional negara Meksiko yang juga merupakan negara asal bunga ini.
Dahlia termasuk bunga yang terlambat dikembang-biakkan secara komersial. Baru pada tahun 1872, negeri Belanda menerima sekotak umbi Dahlia yang dikirim dari Meksiko. Dari sekotak umbi bunga Dahlia ternyata hanya satu umbi yang berhasil berbunga namun menghasilkan bunga indah berwarna merah dengan daun bunga yang runcing. Ahli tanaman berhasil mengembang biakkan Dahlia yang kemudian dinamakan Dahlia juarezii. Dahlia juarezii merupakan nenek moyang semua bunga Dahlia hibrida (persilangan) yang terdapat sekarang ini.
Dinamakan Dahlia untuk menghormati ahli botani berkebangsaan Swedia dari abad ke-18 yang bernama Anders Dahl.
Dahlia juga merupakan bunga resmi kota Seattle, negara bagian Washington, Amerika Serikat.
Manfaat
Bunga Dahlia yang kita kenal sekarang terdiri dari ratusan kultivar. Sebagian besar varietas tanaman Dahlia menghasilkan bunga yang warnanya cerah dan mempesona, sehingga Dahlia merupakan komoditas penting bagi industri bunga potong dan tanaman pot.
Manfaat Obat Umbi Bunga Dahlia
Inulin yang dikembangkan dari umbi dahlia (Asteraceae), diluncurkan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Lukman Hakim pada peringatan 159 tahun Kebun Raya Cibodas, 11 April 2011.
Inulin tak ubahnya serat pangan terlarut. Tidak dicerna enzim pencernaan, melainkan difermentasi mikroflora di dalam usus besar. Selanjutnya, menjadi prebiotik yang menghambat bakteri patogen atau sel kanker usus, meningkatkan penyerapan kalsium, dan beragam fungsi lainnya.
Bila masyarakat selama ini lebih mengenal dahlia karena keindahan bunganya—yang terdiri atas warna merah muda, merah tua, putih terang, putih gelap, kuning, dan jingga, Kebun Raya Cibodas tertarik pada manfaat umbinya.
”Penelitian inulin dari umbi dahlia sejak tahun 2009. Inulin umbi dahlia tergolong paling baik dibanding inulin yang selama ini 100 persen masih diimpor industri kita dari Belgia, Australia, India, dan China untuk meningkatkan kualitas produk makanannya,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebun Raya Cibodas Didik Widyatmoko.
Inulin digunakan pada berbagai produk pangan. Misalnya, susu instan untuk anak-anak maupun dewasa atau lanjut usia. Pada susu instan anak-anak, inulin memberi manfaat meningkatkan daya serap tubuh terhadap kalsium yang menunjang pertumbuhan tulang dan gigi.
Pada susu instan dewasa dan lanjut usia, kemampuan inulin meningkatkan penyerapan kalsium yang akan mencegah osteoporosis atau pengeroposan tulang. Pendek kata, peran inulin penting.
Beberapa industri menyertakannya dalam produk es krim dan yoghurt. Bahkan, di Eropa sudah mulai dikemas produk inulin untuk menambah cita rasa kopi.
Prebiotik
Inulin merupakan polimer dari unit-unit fruktosa dengan serat pangan yang mencapai 90 persen. Inulin berfungsi sebagai prebiotik karena menjadi komponen pangan substrat mikroflora yang menguntungkan di dalam usus.
Komponen pangan lain yang mempunyai sifat prebiotik, antara lain fruktooligosakarida, galaktooligosakarida, dan laktulosa.
Setelah dikonsumsi, senyawa inulin mencapai usus besar dalam keadaan struktur yang tidak berubah. Namun, inulin segera difermentasi mikroflora yang ada di dalam usus besar.
Inulin difermentasi menjadi asam lemak rantai pendek dan dari beberapa mikroflora spesifik akan dihasilkan asam laktat. Kondisi demikian menurunkan derajat keasaman (pH) pada usus besar.
Asam laktat di dalam usus besar merangsang gerak peristaltik usus. Itu mencegah konstipasi atau sembelit.
Selain itu, keberadaan asam laktat dan asam lemak rantai pendek di dalam usus besar mampu meningkatkan penyerapan kalsium. Manfaat inulin meningkatkan kalsium itulah yang paling banyak diharapkan untuk aplikasi teknologi pangan.
Peluncuran inulin dari umbi dahlia itu merupakan riset kerja sama pengelola Kebun Raya Cibodas dengan Pusat Penelitian Kimia yang dipimpin Sri Pudji Praharti.
”Inulin impor selama ini tak pernah dari umbi dahlia,” kata Didik. Inulin impor mayoritas dihasilkan dari umbi artichoke (Helianthus tuberosus) dan chicory (Chicoryum intybus L).
Tergolong langka
Inulin umbi dahlia masih tergolong langka. Begitu pula ketersediaan umbi dahlia yang juga terbatas.
”Inulin umbi dahlia ini jauh lebih mahal dibanding inulin impor dari bahan baku chicory. Inulin chicory untuk setiap 25 kilogram seharga Rp 1 juta,” kata Didik. Harga inulin dari umbi dahlia mencapai Rp 7 juta per kilogram (kg).
Didik mengatakan, untuk menunjang pasokan bahan baku umbi dahlia saat ini, LIPI menyiapkan kebun seluas dua hektar di Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat. ”Saat ini lokasi paling cocok hanya di dua tempat, yaitu Selabintana dan Lembang,” kata dia.
Dahlia diyakini berasal dari Meksiko. Dahlia cocok tumbuh di ketinggian 700 meter sampai 1.000 meter di atas permukaan laut. Namun, semua lokasi dengan ketinggian tersebut ternyata tak bisa serta-merta menjadi habitat dahlia.
Sebagai contoh, pada ketinggian yang sama di Jawa Timur, dahlia sulit tumbuh dengan baik. Hal itu menjadi tantangan penelitian lebih lanjut.
”Dari area satu hektar bisa menghasilkan 25 ton sampai 20 ton umbi dahlia. Satu batang pohon dahlia bisa menghasilkan 2 kilogram sampai 5 kilogram,” ujar Didik.
Rendemen umbi dahlia mencapai 7,5 persennya. Usia panen umbi dahlia sekitar tujuh bulan sampai satu setengah tahun.
Umbi dahlia mengandung 80 persen air dan 20 persen zat padat yang tersusun dari selulosa dan inulin. Pemisahan atau isolasi inulin menggunakan pelarut etanol. Umbi dahlia dikeringkan terlebih dahulu sebelum digiling menjadi bubuk.
Proses produksi
Inulin dapat diperoleh dengan cara pemasakan larutan umbi dahlia pada suhu 80–90 derajat Celsius selama 30 menit. Sejumlah riset menegaskan bahwa metode yang banyak digunakan untuk memperoleh inulin adalah metode ekstraksi umbi dahlia, lalu diendapkan dengan menggunakan air atau etanol.
Hasil ekstraksi inulin dapat ditambahkan arang aktif untuk memperoleh inulan yang berwarna lebih putih bersih. Arang aktif akan mengikat komponen warna, seperti tannin atau karbonil yang menimbulkan warna kecoklatan.
”LIPI sekarang sudah bermitra dengan dunia industri untuk memproduksi prebiotik inulin khusus dari umbi dahlia ini,” kata Didik.
Perusahaan swasta itu, menurut Didik, sekarang membuka diri bagi para pemasok umbi dahlia dari mana saja. Berapa pun pasokan umbi dahlia pasti diterima. Kondisi itu sangat baik.
Bagi para petani bunga, popularitas jenis bunga dahlia sekarang makin menurun. Sebab, harus berkompetisi dengan jenis bunga lain yang mirip dahlia yang dari beberapa segi bisa mengalahkan kualitas, seperti bunga krisan yang lebih tahan segar ketimbang bunga dahlia.
Inulin menjadi contoh hasil riset LIPI yang menjawab langsung persoalan, yaitu turunnya popularitas bunga dahlia. Hasil riset LIPI ini segera dapat diaplikasikan.
Semoga saja inulin disusul riset-riset lain yang langsung berkontribusi nyata bagi masyarakat. Inulin hanya contoh kecil betapa pentingnya menjaga alam Indonesia dari kehancuran.
Sumber: http://cetak.kompas.com

Rabu, 13 April 2011

Mengatasi Susah Tidur (INSOMNIA)

Susah tidur (Insomnia)

Mungkin kita pernah juga mengalami yang namanya insomnia alias susah tidur ini. Gejala-gejalanya adalah sebagai berikut:

- Gelisah

- Gugup

- Ketakutan menjelang tidur, biasanya malah menjadi-jadi

- Mimpi buruk saat tidur

- Lekas marah

Cara pengobatan:

1. Ambil daun dan akar dari tanaman lenglengan, dosis: tanaman kecil(10-15 gr), cara : merebus daun dan akar dengan air secukupnya, kemudian di minum.

2. Akar,batang dan daun Putri Malu, dosis: 1-2 genggam (15-60gr), cara: tanaman segar direbus dengan air secukupnya, kemudian diminum. Atau herba dikeringkan secukupnya kemudian masukkan kedalam bantal untuk alas tidur.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes